Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 16 Mar 2026 07:50 WIB ·

KPID Kaltim: Media Penyiaran Berperan Penting Menjaga Demokrasi


 KPID Kaltim: Media Penyiaran Berperan Penting Menjaga Demokrasi Perbesar

SAMARINDA – Peran strategis media penyiaran dalam menjaga kualitas demokrasi menjadi tema utama dalam sebuah talk show yang menghadirkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, Irwansyah, S.Pd sebagai narasumber. Kegiatan tersebut dipandu oleh Siti Fatimah, S.Sos., M.Sos. yang memoderatori diskusi secara dinamis dan informatif.

Dalam perbincangan tersebut, Irwansyah menegaskan bahwa media penyiaran memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. Menurutnya, penyiaran berperan penting dalam membangun ruang publik yang sehat, terutama dalam konteks dinamika demokrasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Media penyiaran harus mampu menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya. Penyampaian berita harus berdasarkan fakta dan menjunjung tinggi etika penyiaran agar tidak menimbulkan disinformasi ataupun konflik di masyarakat,” ungkap Irwansyah.

Ia juga menjelaskan bahwa KPID Kaltim secara konsisten melakukan pengawasan terhadap konten siaran yang ditayangkan oleh lembaga penyiaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh program siaran tetap mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap berkualitas dan bertanggung jawab.

Selain itu, talk show tersebut juga menyoroti pentingnya peran Polda Kalimantan Timur dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya iklim demokrasi yang kondusif. Kolaborasi antara regulator penyiaran, media, dan aparat keamanan dinilai sangat penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus menjaga situasi tetap aman.

Pembawa acara Siti Fatimah, S.Sos., M.Sos. menyampaikan bahwa sinergi antara berbagai pihak merupakan kunci dalam menjaga kualitas demokrasi di era keterbukaan informasi.

“Dengan kerja sama yang baik antara KPID, lembaga penyiaran, dan Polda Kaltim, diharapkan ruang informasi publik tetap sehat, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam demokrasi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui kegiatan talk show ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya literasi media serta peran penyiaran dalam menjaga demokrasi. Sinergi yang kuat antara media, regulator, dan aparat keamanan juga diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial serta memperkuat kehidupan demokrasi di Kalimantan Timur.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai AKAL SEHAT di Kejati Kaltim, Soroti Transparansi Penegakan Hukum

28 Juli 2026 - 18:23 WIB

Peradah Kaltim Dukung Program Pemerintah untuk Kemajuan Daerah

27 Juli 2026 - 11:43 WIB

JAMAK Desak Kejati Kaltim Bongkar Dugaan Korupsi Insentif Guru, Audit BPD Kaltimtara Jadi Tuntutan

23 Juli 2026 - 15:00 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa, Massa Soroti Integritas Kejaksaan dan Penanganan Kasus Eks Jampidsus

22 Juli 2026 - 18:02 WIB

Massa Gelar Aksi Damai di Balikpapan, Sampaikan Empat Aspirasi kepada Kejaksaan Agung

22 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polda Kaltim Perkuat Sinergi Tiga Pilar Bersama Kodam VI/Mulawarman dan Kejati Kaltim

15 Juli 2026 - 12:39 WIB

Trending di Berita