Kutai Barat – Rangkaian Safari Dakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ribuan jamaah yang menghadiri tabligh akbar di Islamic Center Melak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khusyuk berkat dukungan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan yang mengawal jalannya acara.
Di hadapan para jamaah, UAS menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas pelayanan dan pengamanan yang diberikan selama dirinya berada di Kutai Barat. Menurutnya, suasana yang aman dan nyaman menjadi faktor penting sehingga kegiatan dakwah dapat berjalan dengan baik.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, Kapolres Kutai Barat, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol. Endar Priantoro selaku Kapolda Kalimantan Timur, dan Kapolres Kutai Barat yang telah memberikan kenyamanan dan pelayanan selama saya berada di Kutai Barat,” ujar UAS.
Sejak tiba di Bandara Melalan, Sendawar, UAS disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat, serta masyarakat yang antusias menyambut kehadirannya.
Puncak Safari Dakwah berlangsung pada Minggu (5/7/2026) di Islamic Center Melak dengan dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani yang mewakili Bupati Frederick Edwin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, para ulama, tokoh masyarakat, dan ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kutai Barat.
Dalam tausiyahnya, UAS mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta memperkokoh semangat kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.
Keberhasilan pelaksanaan Safari Dakwah ini dinilai menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia penyelenggara, tokoh agama, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan keagamaan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kesejukan. Situasi yang kondusif tersebut sekaligus mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga harmoni, toleransi, dan stabilitas keamanan di Kabupaten Kutai Barat.
Apabila diperlukan, saya juga dapat membuat versi dengan gaya media nasional, yang lebih tajam, padat, dan bernilai berita tinggi.
















Tinggalkan Balasan