Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 27 Feb 2026 18:34 WIB ·

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih


 Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih Perbesar

SAMARINDA – Polemik seputar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Timur semakin memanas. Baladika Kalimantan Timur secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap implementasi program tersebut, bahkan menyebutnya sebagai “Maling Berkedok Gizi”.

Ketua Umum Baladika Kaltim menilai program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah itu tidak berjalan sesuai harapan di lapangan. Ia mengungkapkan sejumlah temuan yang menurutnya memprihatinkan, mulai dari kualitas menu hingga dugaan lemahnya pengawasan.

Sorotan Kualitas Menu dan Keamanan Pangan

Menurut Baladika Kaltim, beberapa menu yang dibagikan kepada siswa dinilai belum memenuhi standar gizi seimbang serta kurang memperhatikan aspek kebersihan. Mereka mengaku menerima laporan adanya gangguan kesehatan di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan program.

“Kami menemukan makanan yang dibagikan sangat jauh dari standar yang seharusnya. Ini bukan sekadar persoalan rasa, tetapi menyangkut keamanan pangan anak-anak,” ujar perwakilan Baladika dalam keterangannya.

Dugaan Celah Penyimpangan

Selain kualitas makanan, Baladika juga menyoroti aspek transparansi anggaran dan mekanisme pengadaan. Mereka menduga adanya potensi penyimpangan dalam proses distribusi dan pengadaan bahan makanan yang berujung pada turunnya kualitas.

Baladika Kaltim merinci beberapa poin kritik, antara lain:

  • Menu dinilai tidak memenuhi prinsip gizi seimbang.
  • Muncul laporan gangguan kesehatan di beberapa wilayah.
  • Transparansi pengelolaan anggaran dipertanyakan.
  • Pengawasan terhadap vendor penyedia makanan dianggap lemah.

Soroti Koperasi Merah Putih

Tidak hanya MBG, Baladika Kaltim juga menyoroti peran Koperasi Merah Putih yang disebut-sebut terlibat dalam pengelolaan atau distribusi anggaran desa. Mereka meminta agar seluruh proses pengelolaan dana dilakukan secara terbuka dan dapat diaudit.

Baladika mendesak pemerintah daerah serta aparat pengawas internal untuk memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan dana desa atau program sosial yang berpotensi merugikan masyarakat.

Desakan Audit dan Evaluasi Menyeluruh

Sebagai tindak lanjut, Baladika Kaltim meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG serta meninjau kembali mekanisme pengelolaan dana melalui koperasi yang terlibat. Mereka menegaskan bahwa kritik ini merupakan bagian dari kontrol sosial demi memastikan program benar-benar bermanfaat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak penyelenggara program maupun pengurus koperasi yang dimaksud. Publik kini menanti klarifikasi dan langkah konkret pemerintah untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, serta keamanan program yang menyasar masyarakat luas tersebut.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Brimob Kaltim Turut Ambil Peran dalam Pemulihan Masjid Islamic Center Lhokseumawe

22 Februari 2026 - 21:14 WIB

Musmaseno Tegaskan Komitmen Banser Kutai Barat untuk Polri

17 Februari 2026 - 15:16 WIB

Trending di Berita