Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 29 Jul 2024 13:50 WIB ·

Jonatan Christie Menang WO Atas Wakil Guatemala, Kans ke 16 Besar Kian Terbuka


 Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada pertandingan Olimpiade Paris 2024 di Porte De La Chapella Arena, Paris, Prancis. Perbesar

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada pertandingan Olimpiade Paris 2024 di Porte De La Chapella Arena, Paris, Prancis.

Jonatan Christie seharusnya bertanding melawan pebulu tangkis Guatemala, Kevin Cordon, dalam partai kedua fase grup tunggal putra Olimpiade Paris 2024 pada Senin (29/7). Namun, sang lawan telah mundur.

Menurut keterangan dari PBSI, Jonatan Christie menang walk over (WO) atas Cordon. Sebab, pebulu tangkis 37 tahun itu memutuskan mundur dari Olimpiade Paris 2024.
Kevin mundur dari Olimpiade Paris karena menderita cedera tangan bagian siku kiri. Kondisi ini menjadi keuntungan bagi Jonatan.
Sebab, pada Olimpiade kali ini, Jonatan berada dalam situasi yang tidak menguntungkan. Berdasarkan hasil undian, Jonatan masuk ke dalam Grup L yang berisikan 4 pemain.
Dari total 13 grup yang ada, Grup L dan Grup P adalah grup yang berisikan 4 pemain, sedangkan sisanya berisi 3 pemain. Kondisi Jonatan Christie yang masuk grup berisikan 4 pemain dianggap merugikan oleh PBSI.
PBSI membandingkan situasi Jonatan dengan Anders Antonsen selaku unggulan keempat yang masuk grup berisi 3 pemain. Jonatan harus bertanding 7 kali jika sampai ke final, sementara Antonsen hanya 5 kali. Jadi, jumlah pertandingan Jonatan akan lebih banyak ketimbang Antonsen.
Dengan mundurnya satu lawan, Jonatan bisa memiliki waktu istirahat lebih banyak. Berikutnya, ia dijadwalkan bertanding melawan Lakhsya Sen asal India pada Rabu (31/7). Sebelumnya, Jonatan sudah mengamankan satu kemenangan saat melawan Julien Carraggi asal Belgia dengan skor 18-21, 21-11, dan 21-16.
Di sisi lain, Sen sempat mengalahkan Cordon di partai pertama dan kini kemenangannya tak dianggap karena Cordon mundur, sehingga sementara Jonatan memimpin klasemen dan lebih berpeluang lolos. Adapun Sen masih harus melawan Carraggi hari ini.
Peringkat teratas di babak grup berhak lolos ke 16 besar.
Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Malam Pergantian Tahun di Kukar Diisi Doa Bersama dan Kepedulian Sosial

1 Januari 2026 - 01:10 WIB

Trending di Berita