Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 17 Okt 2024 01:43 WIB ·

Sri Juniarsih Usung Program Transportasi Terpadu untuk Berau


 Sri Juniarsih Usung Program Transportasi Terpadu untuk Berau Perbesar

Sri Juniarsih Usung Program Transportasi Terpadu untuk Berau

BERAU – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau, Sri Juniarsih dan Gamalis, memperkenalkan program unggulan mereka dalam bidang transportasi, yakni Trans Berau. Program ini bertujuan untuk menghadirkan sistem transportasi publik terpadu yang memberikan berbagai pilihan moda transportasi bagi masyarakat Berau.

Salah satu fokus utama dari Trans Berau adalah penyediaan layanan antar-jemput gratis untuk anak-anak sekolah. Langkah ini diharapkan bisa membantu anak-anak yang tinggal di wilayah yang jauh dari sekolah agar tetap dapat tiba tepat waktu.

“Ini adalah solusi bagi para orang tua yang ingin memastikan anak-anak mereka sampai di sekolah dengan aman dan tepat waktu,” kata Sri Juniarsih, yang akrab disapa Umi Sri, calon Bupati Berau.

Selain membantu para pelajar, program ini juga memiliki dampak positif dalam upaya menurunkan emisi karbon di Berau, dengan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. “Kami berharap fasilitas transportasi massal ini bisa berkontribusi dalam menjaga kualitas udara di Berau,” tambah Umi Sri.

Program Trans Berau tidak hanya berfokus pada anak sekolah, tetapi juga dirancang untuk memudahkan wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Berau dengan biaya yang lebih terjangkau. “Kami ingin wisatawan bisa lebih mudah menjangkau tempat-tempat wisata di Berau tanpa harus mengeluarkan banyak biaya,” ujarnya.

Selain itu, Trans Berau akan memfasilitasi mobilitas masyarakat dari desa ke kota dan sebaliknya, sehingga akses masyarakat pedesaan terhadap pusat kota menjadi lebih mudah dan efisien. Dengan hadirnya bus besar yang menjangkau berbagai area, diharapkan masyarakat dapat lebih hemat dalam pengeluaran transportasi.

“Program ini tidak hanya untuk pelajar atau wisatawan, tapi juga untuk masyarakat luas agar mereka bisa bepergian dengan biaya yang terjangkau,” jelas Umi Sri.

Ia pun menambahkan bahwa program transportasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, baik di perkotaan maupun pedesaan. “Kami ingin melihat keseimbangan dalam aktivitas ekonomi, warga di pedesaan juga harus sejahtera,” tegasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Malam Pergantian Tahun di Kukar Diisi Doa Bersama dan Kepedulian Sosial

1 Januari 2026 - 01:10 WIB

Trending di Berita