Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 17 Nov 2024 09:09 WIB ·

Progres Pembangunan Infrastruktur IKN secara kuantitatif Batch I telah mencapai 94,4 persen


 Desain Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) 4 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Perbesar

Desain Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) 4 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)

NUSANTARA – Di tengah isu perlambatan menjurus mangkrak yang ramai berembus di media sosial, pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan simultan. Bahkan, sejumlah proyek di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN menunjukkan progres signifikan dan segera diresmikan dalam waktu dekat.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN serta Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengungkapkan, ada beberapa paket pekerjaan dengan progres konstruksi di atas 95 persen.

“Dan dalam waktu dekat akhir tahun 2024 ini atau paling lambat awal tahun 2025 siap diresmikan,” ujar Danis, Jumat (15/11/2024).

Di antara sejumlah infrastruktur yang akan diresmikan berada di KIPP IKN, yakni Istana Garuda dan Gedung Kantor Sekretariat Presiden (Setpres).

Keduanya merupakan pendukung ekosistem perkantoran yang menyusul Istana Negara yang telah lebih dulu diresmikan Presiden Joko Widodo pada Oktober lalu.

Selain Istana Garuda dan Gedung kantor Setpres, infrastruktur lain yang siap diresmikan adalah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Pusat Pelatihan atau Training Center (TC) PSSI. Danis mengungkapkan, secara kuantitatif pembangunan IKN yang terbagi menjadi tiga batch menunjukkan progres signifikan.

“Progres Pembangunan Infrastruktur IKN secara kuantitatif Batch I telah mencapai 94,4 persen. Batch II tembus 69,5 persen, dan Batch II sudah berada pada posisi 23,9 persen,” Sementara itu, progres pembangunan fisik proyek-proyek investasi dengan skema pendanaan swasta dan BUMN Non-APBN Kementerian PU juga terus dikebut. Hingga Jumat (15/11/2024), terdapat 16 paket pekerjaan telah tuntas dan dalam proses konstruksi.

Beberapa di antaranya yang telah tuntas adalah Swissotel Nusantara, Rumah Sakit (RS) Hermina, dan RS Mayapada. Adapun proyek investasi dengan pendanaan swasta yang masih dalam tahap konstruksi meliputi Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (BI), Hotel Qubika, RS Abdi Waluyo, dan Bus EV Interchange. Kemudian, Revitalitasi SDN 020 Sepaku dan Restoran Kampung Kecil.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April

14 April 2026 - 15:19 WIB

Alasan di Balik Rapat Kaltim di Jakarta, Sekda Angkat Bicara

13 April 2026 - 13:44 WIB

Pemprov Kaltim Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski Bantuan BPJS Disesuaikan

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional