Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 23 Nov 2024 09:22 WIB ·

OIKN Apresiasi Dukungan AS Dalam Pembangunan ICCC di IKN


 Gedung Kementerian Koordinator I di KIPP Ibu Kota Nusantara (IKN) Perbesar

Gedung Kementerian Koordinator I di KIPP Ibu Kota Nusantara (IKN)

NUSANTARA – Proyek pembangunan pusat komando terpadu atau Integrated Command and Control Center (ICCC) Ibu Kota Nusantara (IKN) yang didukung Amerika Serikat, melibatkan tujuh raksasa teknologi dunia.

Mereka adalah Amazon Web Service, Autodesk, Cisco, Environmental Systems Research Institute (ESRI), IBM, Honeywell, serta Motorola. ICCC secara resmi diluncurkan pada Rabu (20/11/2024), yang ditandai dengan kunjungan Under Secretary of Commerce for International Trade Marisa Lago ke IKN. Amerika Serikat melalui United States Trade and Development Agency (USTDA) mendukung pembangunan ICCC dalam bentuk hibah 7,6 juta dollar AS atau setara dengan Rp 120,6 miliar.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi menuturkan, pembangunan ICCC IKN ini sebagai bentuk dukungan dari USTDA dalam percontohan teknologi command center di IKN. “Ketujuh perusahaan Amerika Serikat tersebut akan mengimplementasikan teknologi kota cerdas di IKN,” tutur Ale, Jumat (22/11/2024). Ale menjelaskan, OIKN mengundang partisipasi internasional untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan IKN yang dirancang sebagai kota global.

USTDA sendiri adalah lembaga independen pemerintah Amerika Serikat untuk memajukan pembangunan ekonomi dan kepentingan komersial Amerika Serikat di negara-negara berkembang.

Untuk itu, OIKN mengapresiasi dukungan Amerika Serikat dalam mewujudkan peluncuran pembangunan ICCC di IKN yang juga merupakan kesempatan berkolaborasi dan memajukan pengetahuan dan teknologi bidang kota cerdas. Under Secretary of Commerce for International Trade Marisa Lago menyatakan hibah ini merupakan komitmen pemerintah Amerika Serikat dalam mendukung pembangunan IKN dan hubungan erat antara kedua negara. Menurutnya, dukungan pada proyek ini merupakan hibah USTDA terbesar dengan nilai dan partisipan perusahaan terbesar.

“Nusantara bukan hanya Ibu Kota, melainkan simbol pertumbuhan dan keberlanjutan di Indonesia. Kami bangga untuk dapat berkolaborasi dalam mewujudkan visi tersebut,” tegas Lago.

Untuk diketahui, kunjungan Marisa Lago merupakan bagian dari misi perdagangan ke Indonesia yang terdiri dari 12 perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan kota cerdas.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Otorita IKN Matangkan Penggunaan Anggaran Rp6 Triliun untuk Pembangunan 2026

3 Januari 2026 - 14:58 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Trending di Berita