Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 6 Mei 2025 21:53 WIB ·

Keluarga Korban Penembakan di Samarinda Meminta Masyarakat tidak Terprovokasi Hoaks aksi Balasan


 Keluarga Korban Penembakan di Samarinda Meminta Masyarakat tidak Terprovokasi Hoaks aksi Balasan Perbesar

SAMARINDA– Beredarnya kabar di media sosial tentang rencana aksi balasan usai penembakan terhadap Dedy Indrajid Putra (34) di Samarinda dipastikan hoaks.

Keluarga korban dan tokoh masyarakat menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan berpotensi memicu keresahan publik.

Kabar palsu tersebut mencuat pasca penembakan berdarah yang terjadi di depan tempat hiburan malam (THM) Jalan Imam Bonjol, Minggu (4/5/2025) sekitar pukul 04.20 WITA.

Insiden ini menewaskan Dedy, warga Gang Bhakti, Lambung Mangkurat, dan menyita perhatian publik.

Namun, keluarga korban dan tokoh lingkungan menyatakan tidak akan ada aksi balasan seperti yang beredar di media sosial.

“Saya mewakili keluarga korban menyampaikan bahwa berita aksi balasan itu tidak benar. Itu hoaks,”tegas Deni Indra Saputra, kakak kandung korban.

Dia juga memastikan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Kami warga Lambung Mangkurat Gang Bhakti tidak akan melakukan tindakan anarkis atau balasan. Harapan kami, kasus ini bisa ditangani hingga tuntas secara hukum,” tuturnya.

Senada, Ketua RT 41 Gang Bhakti, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Robyanoor, juga membantah isu tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing provokasi.

“Saya menjamin warga saya tidak akan melakukan serangan balasan,”tegasnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terhasut dengan berita yang menyesatkan.

” Saya imbau masyarakat untuk tidak percaya video hoaks yang beredar. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah menangkap para pelaku dan mengamankan wilayah kami,” ujar Robyanoor.

Kasus ini masih terus dikembangkan, termasuk pendalaman terhadap motif penembakan dan keterlibatan masing-masing tersangka.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Gratispol Resmi Diluncurkan, Bantu Warga Kaltim Punya Rumah Subsidi

27 Agustus 2025 - 08:11 WIB

Ketua Adat Pampang: Warga Tidak Ikut Aksi, Isu yang Beredar Tidak Benar

22 Agustus 2025 - 23:25 WIB

IKN Hadapi Ancaman Karhutla, Otorita Gandeng Dishut Kaltim

22 Agustus 2025 - 07:57 WIB

MoU Uniba – Kongres Advokat Indonesia: Cetak Advokat Profesional dan Berintegritas

21 Agustus 2025 - 11:04 WIB

Anggaran IKN Terjun Bebas 45%, Publik Ragukan Prioritas Pemerintah Baru

21 Agustus 2025 - 08:04 WIB

Eks Anggota JAD Ajak Warga Kaltim Jaga Kondusivitas di Hari Kemerdekaan

20 Agustus 2025 - 08:02 WIB

Trending di Berita