Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Nasional · 14 Agu 2025 14:05 WIB ·

Polda Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan Beras SPHP buat Warga Dengan Harga Terjangkau


 Polda Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan Beras SPHP buat Warga Dengan Harga Terjangkau Perbesar

BALIKPAPAN – Ribuan warga memadati Halaman Mapolresta Balikpapan, Kamis (14/8/2025), untuk mendapatkan beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Polda Kalimantan Timur bersama Bulog Kaltimra.

Program ini menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kg seharga Rp60.000 dengan total 1.400 sak, gula pasir Rp19.000 per kilogram sebanyak 100 kg, serta minyak goreng Rp17.500 per liter sebanyak 1.000 liter.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat, ikut melayani langsung pembelian beras warga. Ia menegaskan, kegiatan ini bertujuan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di tengah naiknya harga beras di pasaran.

“Khusus wilayah Kaltim, kami menargetkan penyaluran 10 ton beras per hari, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Secara nasional, GPM menargetkan distribusi 1,3 juta ton beras hingga akhir tahun, dengan kontribusi Polri sebesar 700 ton per hari atau 10 persen dari total. Di Kaltim, penyaluran kali ini mencakup 5.000 kg di Balikpapan, 3.000 kg di Samarinda, 3.800 kg di Kukar, serta distribusi ke Bontang, Kutim, dan wilayah lain dengan total mencapai 48 ton.

Kapolda menambahkan, Polda Kaltim sebelumnya telah dua kali menyalurkan beras medium dengan harga Rp60.000 per sak, yang dinilai efektif membantu masyarakat. “Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga Desember 2025,” tegasnya.

Rosnawati, warga Klandasan Ilir, mengaku bersyukur bisa membeli beras murah dengan kualitas baik. “Sekarang harga beras mahal, kadang isinya kurang dari takaran. Beras SPHP ini pas harganya dan rasanya enak,” ujarnya.

GPM diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menstabilkan harga beras di pasar tradisional.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Brimob Kaltim Turut Ambil Peran dalam Pemulihan Masjid Islamic Center Lhokseumawe

22 Februari 2026 - 21:14 WIB

Musmaseno Tegaskan Komitmen Banser Kutai Barat untuk Polri

17 Februari 2026 - 15:16 WIB

KOKAM Paser: Polri di Bawah Presiden Perkuat Keamanan Nasional

17 Februari 2026 - 15:08 WIB

Trending di Berita