Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Nasional · 29 Agu 2025 16:35 WIB ·

ETOS Indonesia: Polisi Tidak Bisa Disalahkan, Wakil Rakyat Harus Bertanggung Jawab


 ETOS Indonesia: Polisi Tidak Bisa Disalahkan, Wakil Rakyat Harus Bertanggung Jawab Perbesar

Jakarta – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandar, menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak layak dijadikan kambing hitam atas kericuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi semalam. Menurutnya, tanggung jawab justru berada di pundak para wakil rakyat yang duduk di parlemen.

“Tidak ada satu pun pihak yang menginginkan adanya korban jiwa. Almarhum adalah putra bangsa, dan polisi juga tidak pernah berniat lalai dalam menjalankan tugas. Semua ini sudah ada garisnya. Karena itu, jangan saling menyalahkan. Yang harus dituntut pertanggungjawabannya adalah para wakil rakyat di Senayan,” ucap Iskandar di Jakarta, Jumat (29/8).

Ia menilai, kericuhan tersebut memperlihatkan kondisi seakan rakyat berhadapan dengan rakyat sendiri.

“Polisi pun bagian dari rakyat. Ketika masyarakat menyuarakan keresahan karena lapar, menganggur, dan kesulitan bersekolah, aparat kepolisian justru harus berjaga lebih dari 12 jam mengawal jalannya aksi. Mereka juga manusia yang punya rasa lelah, tetapi tetap menanggung tanggung jawab besar,” tegasnya.

Iskandar kemudian mengkritik sikap para legislator yang menurutnya abai terhadap penderitaan rakyat.

“Mereka hanya bisa membuat pernyataan, bahkan ada yang masih sempat bersenang-senang. Tetapi begitu terjadi kericuhan, polisi langsung yang disalahkan. Padahal para pejabat itu nyaman bekerja dari rumah masing-masing,” sindirnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa rakyat maupun polisi tidak sepatutnya dituding bersalah.

“Yang paling bertanggung jawab adalah para wakil rakyat di parlemen. Baik rakyat maupun aparat kepolisian tidak salah. Semua ini menjadi tanggung jawab penguasa,” pungkas Iskandar.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Gratispol Resmi Diluncurkan, Bantu Warga Kaltim Punya Rumah Subsidi

27 Agustus 2025 - 08:11 WIB

Sultan Kutai Kartanegara Ingatkan Warga Tetap Kondusif dan Tidak Terprovokasi

24 Agustus 2025 - 19:09 WIB

GALAK Kukar Tegas Bantah Dicatut dalam Rencana Aksi Demo Polres Kukar

24 Agustus 2025 - 16:26 WIB

Kapolres Kukar Resmi Dicopot, Publik Heran Masih Ada Seruan Demonstrasi

23 Agustus 2025 - 22:46 WIB

IKN Hadapi Ancaman Karhutla, Otorita Gandeng Dishut Kaltim

22 Agustus 2025 - 07:57 WIB

MoU Uniba – Kongres Advokat Indonesia: Cetak Advokat Profesional dan Berintegritas

21 Agustus 2025 - 11:04 WIB

Trending di Berita