TENGGARONG – Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Kutai Kartanegara sekaligus Ketua API Cabang Kukar, Pdt. Juari Daud, M.Th., mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat persatuan antar sesama anak bangsa.
Melalui himbauannya, Pdt. Juari menekankan bahwa menjaga kondusivitas daerah merupakan tanggung jawab bersama, terlebih di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.
“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing. Kita perkuat persatuan tanpa membeda-bedakan latar belakang, karena kebersamaan adalah kunci kedamaian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menahan diri dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang dapat memicu tindakan yang merugikan. Menurutnya, sikap bijaksana dan pengendalian diri menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial.
“Setiap perbedaan harus disikapi dengan kepala dingin. Jangan sampai kita terlibat dalam tindakan yang tidak kita inginkan. Kedepankan dialog, bukan kekerasan,” tegasnya.
Pdt. Juari menambahkan bahwa masyarakat perlu terus membangun budaya saling menghormati dan menjaga toleransi antar umat beragama sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan di daerah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga suasana yang aman dan harmonis.
“Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang damai. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga Kaltim tetap aman, nyaman, dan penuh kedamaian,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Pdt. Juari mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persaudaraan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Kaltim tetap damai untuk kita semua. Mari bersatu dalam kasih dan menjaga persatuan demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
















Tinggalkan Balasan