Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 7 Okt 2025 12:34 WIB ·

Pemprov Kaltim Perkuat Fiskal dan Kemandirian Pangan di Tengah Efisiensi Anggaran Pusat


 Pemprov Kaltim Perkuat Fiskal dan Kemandirian Pangan di Tengah Efisiensi Anggaran Pusat Perbesar

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah memusatkan perhatian pada penguatan kondisi fiskal daerah serta kemandirian pangan melalui program swasembada. Langkah ini dilakukan menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud atau akrab disapa Harum, saat memimpin Morning Briefing di Inspektorat Daerah Kaltim, Senin (7/10), mengatakan bahwa seluruh Perangkat Daerah (PD) harus meningkatkan kualitas kinerja di tengah tantangan penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan dinamika ekonomi nasional.

“Menghadapi berbagai situasi saat ini, semua PD harus bekerja jenius, tidak cukup hanya bekerja cerdas,” tegas Harum.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan tambahan anggaran pembangunan bagi Kaltim.

“Besok saya akan bertemu Menteri Keuangan. Kita akan berjuang untuk anggaran pembangunan Kaltim, terutama sebagai daerah penghasil migas dan batu bara,” ujarnya.

Gubernur meminta seluruh pimpinan perangkat daerah menyiapkan data akurat terkait potensi sumber pendapatan daerah. Selain memperjuangkan dana dari pusat, Pemprov juga menekankan pentingnya kemandirian fiskal dengan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Harum juga mengingatkan pentingnya percepatan serapan anggaran menjelang akhir tahun agar berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, di sektor pertanian, Pemprov mencatat capaian signifikan dengan perluasan lahan sawah seluas 1.800 hektare. Harum optimistis Kaltim dapat mewujudkan target besar menuju swasembada beras pada tahun depan.

“Tahun depan kita optimistis bisa swasembada beras,” ujar Harum.

Menambahkan hal itu, Wakil Gubernur Seno Aji menyampaikan bahwa sektor pertanian menunjukkan tren positif.

“Kita sudah mampu memanen 300 ribu ton gabah kering, dan target akhir tahun kita mencapai 350 ribu ton,” kata Seno.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya Kaltim dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah kebijakan efisiensi fiskal nasional.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita