Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 1 Jan 2026 01:44 WIB ·

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri


 Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri Perbesar

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Negeri sebagai bentuk refleksi akhir tahun 2025. Kegiatan keagamaan ini berlangsung di Masjid Madinatul Iman Islamic Center Balikpapan, Rabu (31/12/2025) malam, dengan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Dzikir dan doa bersama yang dimulai pukul 18.50 Wita tersebut dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E, Wakil Wali Kota Dr. Ir. Bagus Susetyo, M.M, Pj Sekda Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Turut hadir KH. M. Jailani Mawardi, Dr. Sartono, M.M., CHt, dan H. Andi M. Yusri Ramli, S.T., M.T.

Dengan mengusung tema “Muhasabah Diri Raih Prestasi Mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman”, kegiatan ini menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai keimanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa doa dan muhasabah memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

“Malam ini kita merenungi perjalanan hidup, perjalanan daerah, dan perjalanan bangsa Indonesia. Berbagai ujian yang dihadapi, mulai dari tantangan ekonomi hingga bencana alam, menyadarkan kita bahwa doa dan muhasabah adalah kekuatan yang tidak boleh kita tinggalkan,” ujar Rahmad Mas’ud.

Ia menekankan bahwa makna prestasi dan kemajuan harus dilihat secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek pembangunan fisik.

“Prestasi dan kemajuan kota tidak semata diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari iman, akhlak, dan spiritualitas masyarakatnya. Inilah inti dari Balikpapan Madinatul Iman,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, doa juga dipanjatkan untuk masyarakat di Sumatera yang tengah tertimpa musibah. Wali Kota mengajak jamaah menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Musibah yang terjadi merupakan teguran bagi kita semua agar lebih peduli dan terus memperbaiki diri,” katanya.

Rangkaian dzikir dan doa bersama berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Pemerintah Kota Balikpapan berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran spiritual dan memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyongsong tahun 2026.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita