Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 30 Jan 2026 13:37 WIB ·

Ketua Adat Desa Budaya Pampang Dukung Polri di Bawah Presiden Prabowo


 Ketua Adat Desa Budaya Pampang Dukung Polri di Bawah Presiden Prabowo Perbesar

Samarinda — Ketua Adat Desa Budaya Pampang, Samarinda, Kalimantan Timur, Esrom Palan, menyatakan dukungan penuh terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen masyarakat adat dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa.

Menurut Esrom Palan, penempatan Polri di bawah Presiden RI merupakan langkah yang tepat dan sesuai dengan sistem ketatanegaraan Indonesia. Posisi tersebut dinilai mampu menjaga independensi, kewibawaan, serta profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Sebagai masyarakat adat, kami memandang Polri sebagai mitra penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial. Polri di bawah Presiden Prabowo adalah pilihan tepat agar institusi ini tetap kuat dan tidak terpecah oleh kepentingan sektoral,” ujar Esrom Palan di Samarinda.

Ia menegaskan bahwa masyarakat adat Desa Budaya Pampang merasakan langsung peran Polri dalam menjaga keamanan wilayah, melindungi nilai-nilai budaya, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang datang berkunjung.

Lebih lanjut, Esrom Palan menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas adat. Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keberagaman budaya dan dinamika sosial.

“Keamanan dan kedamaian adalah pondasi utama bagi pelestarian budaya. Kami berharap Polri terus hadir secara humanis dan adil di tengah masyarakat adat,” tambahnya.

Ketua Adat Desa Budaya Pampang itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung tugas-tugas Polri serta menjaga hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan warga, demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Timur.

Ia berharap Polri di bawah kepemimpinan nasional Presiden Prabowo Subianto dapat terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kepercayaan publik, sehingga benar-benar menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya rakyat.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita