Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 7 Apr 2026 21:03 WIB ·

Torang Fagogoru Satukan Sibenpopo dan Banemo


 Torang Fagogoru Satukan Sibenpopo dan Banemo Perbesar

HALTENG – Hari Selasa, 7 April 2026, menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah. Dua desa, Sibenpopo dan Banemo, menggelar pertemuan besar yang berlangsung dalam suasana penuh haru, hangat, dan sarat nilai kekeluargaan.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda biasa, melainkan simbol kuat bangkitnya nilai-nilai kemanusiaan dan moral yang tetap dijunjung tinggi oleh masyarakat. Warga dari kedua desa menunjukkan sikap saling menghormati dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan, sejalan dengan filosofi lokal “Torang Fagogoru” yang menjadi perekat persaudaraan di Maluku Utara.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai elemen masyarakat turut hadir, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga perwakilan pemuda. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan memperkuat ikatan sosial antarwarga.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan tersebut. Ia menilai langkah yang diambil kedua desa merupakan contoh nyata dalam membangun kembali persaudaraan yang sempat merenggang.

“Kami sangat bangga. Hari ini kalian bukan hanya warga desa, tetapi juga teladan kemanusiaan bagi banyak orang. Ini adalah bukti bahwa nilai persaudaraan masih hidup dan kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Gerakan moral yang diinisiasi oleh warga Sibenpopo dan Banemo ini pun mendapat apresiasi luas. Banyak pihak menilai, langkah ini menjadi simbol kebangkitan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas di bumi Fagogoru.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal dari kolaborasi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi sosial masyarakat Halmahera Tengah. Semangat persatuan yang ditunjukkan hari ini diharapkan dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di Maluku Utara.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita