Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 17 Jul 2024 14:59 WIB ·

Bahas Isu-Isu Strategis di Nusantara, Otorita IKN Hadiri FGD Staf Khusus Presiden RI dengan Berbagai Stakeholder


 Bahas Isu-Isu Strategis di Nusantara, Otorita IKN Hadiri FGD Staf Khusus Presiden RI dengan Berbagai Stakeholder Perbesar

Bahas Isu-Isu Strategis di Nusantara, Otorita IKN Hadiri FGD Staf Khusus Presiden RI dengan Berbagai Stakeholder

BALIKPAPAN – Tingkatkan kolaborasi dalamisu-isu strategis untuk pembangunan Nusantara, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Isu-isu Strategis Terkait Ibu Kota Nusantara” yang diselenggarakan di Swiss-Bel Hotel Balikpapan pada Rabu (17/7/2024). Acara ini diinisiasi oleh Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, dan bertujuan untuk membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan pembangunan dan perkembangan IKN.

Jaka menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi antara berbagai lembaga dalam mendukung pembangunan IKN. “Kami di Otorita IKN sangat mengapresiasi setiap bentuk dukungan dan kerjasama yang diberikan oleh berbagai pihak. Diskusi seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkuat koordinasi dan memastikan bahwa semua program pembangunan berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Jaka.

Lebih lanjut, Jaka menjelaskan pembangunan ibu kota baru ini akan mengambil waktu yang cukup panjang dan jarak pemindahan yang cukup jauh di mana juga perlu memaksimalkan pembangunan karena nantinya akan menjadi kota hijau, cerdas, dan berkelanjutan.

“Saat ini pembangunan Nusantara masih ada di fase pertama yaitu pembangunan fasilitas dan sarana prasarana dasar,dan tantangan ini menjadi tantangan pertama yang dihadapi Bangsa Indonesia untuk memindahkan ibu kota sejauh 1260 KM dan melewati laut. Tidak hanya itu, kita juga membuat Nusantara menjadi kota yang layak huni dan dicintai oleh warganya,” tambah Jaka.

Kerja sama dengan wilayah mitra yang ada di Kalimantar Timur mengenai pembangunan dan persiapa Nusantara menjadi ibu kota baru juga disebut oleh Jaka. Menurutnya, birokrasi dan sistem yang telah lebih dahulu terbentuk di daerah sekitar Nusantara akan sangat membantu perkembangan Nusantara dan disaat yang sama hadirnya Nusantara akan meningkatkan pembangunan di berbagai sektor bagi daerah mitra Nusantara.

Penjabat (Pj.) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan IKN. “Dukungan dari masyarakat lokal merupakan faktor kunci dalam kesuksesan proyek ini. Kami berharap masyarakat dapat terus berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi positif,” kata Akmal Malik.

Grace Natalie menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan visi besar pembangunan Ibu Kota Nusantara. “Masukan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan dilakukan secara inklusif, dan lebih banyak memecahkan permasalahan,” ujar Grace.

Diskusi yang berlangsung ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara yang lebih baik di masa depan. Hasil dari diskusi ini akan dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis terkait pembangunan Nusantara sebagai ibu kota baru Indonesia.
FGD ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni; Kepala Badan Intelejen Daerah Kaltim, Kolonel Inf. Aldrin Ali Bahasoan; Kapolda Kalimantan Timur Nanang Avianto; Rektor Insititut Teknologi Kalimantan, Agus Rubiyanto.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ETOS Indonesia: Polisi Tidak Bisa Disalahkan, Wakil Rakyat Harus Bertanggung Jawab

29 Agustus 2025 - 16:35 WIB

Program Gratispol Resmi Diluncurkan, Bantu Warga Kaltim Punya Rumah Subsidi

27 Agustus 2025 - 08:11 WIB

Sultan Kutai Kartanegara Ingatkan Warga Tetap Kondusif dan Tidak Terprovokasi

24 Agustus 2025 - 19:09 WIB

GALAK Kukar Tegas Bantah Dicatut dalam Rencana Aksi Demo Polres Kukar

24 Agustus 2025 - 16:26 WIB

Kapolres Kukar Resmi Dicopot, Publik Heran Masih Ada Seruan Demonstrasi

23 Agustus 2025 - 22:46 WIB

Ketua Adat Pampang: Warga Tidak Ikut Aksi, Isu yang Beredar Tidak Benar

22 Agustus 2025 - 23:25 WIB

Trending di Berita