Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 30 Jan 2026 15:30 WIB ·

GEPAK Kota Bontang Dorong Penguatan Polri Tanpa Ubah Struktur


 GEPAK Kota Bontang Dorong Penguatan Polri Tanpa Ubah Struktur Perbesar

Bontang — Ketua Gerakan Putra Asli Kalimantan (GEPAK) Kota Bontang, Teguh Adhi Putra, menyatakan sikap tegas mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, sekaligus menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu.

Menurut Teguh Adhi Putra, posisi Polri di bawah Presiden RI merupakan amanat konstitusi yang dirancang untuk menjaga independensi dan profesionalisme kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Polri adalah alat negara yang memiliki fungsi strategis. Menempatkan Polri langsung di bawah Presiden merupakan bentuk penguatan institusi agar tetap netral dan tidak terjebak dalam kepentingan sektoral kementerian,” ujar Teguh dalam keterangannya di Bontang.

Ia menilai, wacana membawa Polri ke bawah kementerian justru berpotensi memperpanjang jalur birokrasi dan melemahkan respons cepat kepolisian dalam menghadapi persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, perubahan tersebut dinilai dapat membuka ruang tumpang tindih kewenangan dalam sistem pemerintahan.

Sebagai organisasi yang berkomitmen menjaga stabilitas daerah dan keutuhan NKRI, GEPAK Kota Bontang, lanjut Teguh, mendukung penguatan Polri melalui reformasi internal, peningkatan profesionalisme personel, serta penegakan hukum yang adil dan transparan, tanpa harus mengubah posisi kelembagaan yang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan.

“Yang dibutuhkan Polri saat ini adalah penguatan integritas dan kepercayaan publik, bukan perubahan struktur kelembagaan. Polri harus tetap fokus melayani masyarakat dan menjaga keamanan bangsa,” tegasnya.

Teguh Adhi Putra juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh narasi yang dapat melemahkan institusi kepolisian, serta bersama-sama mendukung Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita