Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 19 Okt 2024 00:23 WIB ·

IKN Dorong Investasi di Balikpapan Tembus Rp 16 Triliun hingga September


 Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan Hasbullah Helmi Perbesar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan Hasbullah Helmi

NUSANTARA – Kehadiran Ibu Kota Nsuantara (IKN) berdampak signifikan terhadap realisasi investasi di kota penyangganya, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan Hasbullah Helmi, Kamis (17/10/2024). Menurutnya, pemindahan ibu kota negara menjadi salah satu faktor penyumbang tingginya nilai investasi di Kota Balikpapan.

“Balikpapan adalah kota terdekat dan juga sebagai beranda, oleh sebab itu investasi banyak di Kota Balikpapan,” ujar Helmi.

Hingga September 2024, realisasi investasi yang masuk Balikpapan menembus angka Rp 16 triliun. Ini artinya, tersisa Rp 4 triliun lagi untuk memenuhi target investasi tahun 2024 sebesar Rp 20 triliun.

Sektor transportasi, perumahan atau properti, hingga konstruksi dan usaha kuliner menjadi kontributor utama. Dia menyampaikan, target Rp 20 triliun itu lebih tinggi bila dibandingkan dengan tahun lalu, yang hanya Rp 18 triliun.

Angka itu pun sukses dilampaui dengan realisasi Rp 24 triliun. Peningkatan nilai investasi ini tentu harus diimbangi dengan pelayanan publik yang mumpuni, Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Di sini kami terus berusaha meningkatkan pelayanan itu,” jelas Helmi. Berdasarkan catatan DPMPTSP, MPP meraup kunjungan setiap bulan hingga 2.300 orang. Tingginya jumlah kunjungan tersebut menandakan pelayanan yang diberikan cukup baik.

Helmi menuturkan, terobosan demi terobosan terus dilakukan oleh DPMPTSP demi meningkatkan pelayanan, terutama melalui digitalisasi untuk kemudahan berinvestasi.

“Sehingga masyarakat tak perlu lagi harus ke MPP, bisa via dalam jaringan (daring),” ujarnya.

Dia mencontohkan, terkait proses perizinan praktik tenaga kesehatan yang sudah lebih cepat, dari sebelumnya 14 hari menjadi dua hari. Kemudian, pengajuan perizinan reklame sekarang sudah tidak perlu dilakukan di MPP, juga secara daring.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita