Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 1 Nov 2024 11:14 WIB ·

JMSI Kaltim Gelar Deklarasi Damai Pilkada Kaltim 2024


 Bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kita Budayakan Kampanye Pilgub Kaltim 2024 yang Santun, Damai, dan Bermartabat Perbesar

Bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kita Budayakan Kampanye Pilgub Kaltim 2024 yang Santun, Damai, dan Bermartabat

Samarinda – Jaringan Media Siber Indonesia Kalimantan Timur (JMSI Kaltim) menggelar acara Deklarasi Damai Pilkada Kaltim 2024 dengan tema “Bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kita Budayakan Kampanye Pilgub Kaltim 2024 yang Santun, Damai, dan Bermartabat. Jauhi Hoaks, Ujaran Kebencian, dan Permusuhan.

Acara berlangsung di Teras Samarinda pada Selasa (29/10/2024) dan dihadiri oleh Ketua JMSI Kaltim, Mohammad Sukri; Anggota Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung; serta Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kaltim, Irene Yuriantini.

Dalam sambutannya, Ketua JMSI Kaltim, Mohammad Sukri, menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 November 2024.

Ia mengatakan, “Harapan kita tentunya pada pelaksanaan pilkada nanti, hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari. Kita harus mengkaji berita-berita yang hadir di depan kita, terutama di media sosial. Jangan terlalu percaya kepada informasi yang belum bisa dipercaya; lebih baik kroscek berita-berita yang beredar.”

Sukri juga mengingatkan agar masyarakat memilih media mainstream di Kalimantan Timur sebagai sumber informasi yang lebih dapat dipercaya, sehingga tidak terjebak dalam berita palsu yang dapat mengganggu suasana aman dan damai.

Ia melanjutkan, “Banyak pihak yang tidak bertanggung jawab ingin membuat Pilkada Serentak 2024 gagal. Namun, kita yakin bahwa meskipun ada isu-isu miring pada pelantikan presiden sebelumnya, di Pilkada Kaltim kita berharap semua media memberitakan hal-hal positif dan mengedukasi masyarakat mengenai calon-calon yang akan tampil.”

Pada kesempatan yang sama, Galeh Akbar Tanjung juga menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam Pilkada.

“Saya ucapkan terima kasih kepada JMSI yang telah menggagas acara ini. Pilkada serentak bukan hanya milik elit politik, tetapi milik kita semua. Masyarakat Kalimantan Timur harus menjadi pelaku utama, bukan objek.”

Galeh Akbar Tanjung berharap, melalui deklarasi damai ini, tidak akan terjadi kekerasan atau kecurangan dalam Pilkada.

“Semoga proses pemilihan gubernur berjalan lancar tanpa masalah, dan kita harus memperkuat informasi yang ada,” ujarnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Malam Pergantian Tahun di Kukar Diisi Doa Bersama dan Kepedulian Sosial

1 Januari 2026 - 01:10 WIB

Trending di Berita