Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 31 Jan 2026 12:10 WIB ·

LPADKT-KU-KT-KB Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat dan Strategis


 LPADKT-KU-KT-KB Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat dan Strategis Perbesar

Samarinda — Ketua Umum Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT-KU-KT-KB), Vendy Meru, S.H., menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, sesuai dengan amanat sistem ketatanegaraan Indonesia.

Menurut Vendy Meru, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, memperkuat koordinasi antarlembaga negara, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara tegas, profesional, dan tidak tumpang tindih.

“Polri adalah alat negara yang memiliki peran sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden RI adalah pilihan yang tepat untuk memastikan arah kebijakan dan komando berjalan efektif serta berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Vendy Meru, S.H., dalam keterangannya, Sabtu 31/01/26.

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai adat Dayak yang menjunjung tinggi keadilan, ketertiban, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri yang kuat, profesional, dan humanis sangat dibutuhkan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Lebih lanjut, Vendy Meru menyampaikan bahwa reformasi di tubuh Polri harus terus didorong melalui peningkatan integritas, transparansi, dan kualitas pelayanan publik, bukan dengan mengubah struktur kelembagaan yang justru berpotensi menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

“Pemuda adat Dayak di Kalimantan Timur siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum secara adil, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

LPADKT-KU-KT-KB, lanjut Vendy, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polri dan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, memperkuat persatuan, serta melestarikan nilai-nilai adat dan kebangsaan di Kalimantan Timur.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita