Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 20 Okt 2024 23:33 WIB ·

Pembangunan IKN Dongkrak Peningkatan Pajak Kota Balikpapan


 Presiden Jokowi Meresmikan Istana Negara dan Istana Garuda IKN Nusantara Perbesar

Presiden Jokowi Meresmikan Istana Negara dan Istana Garuda IKN Nusantara

NUSANTARA – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan pembangunannya yang masif, mendongkrak penerimaan pajak Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Sekretariat Daerah (Setdakot) Balikpapan Muhaimin mengatakan hal itu, saat gebyar pajak yang digelar Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Sabtu (19/10/2024).

“IKN itu dibangun di Kalimantan Timur, tentu berdampak dengan Kota Balikpapan,” ujar Muhaimin.

Muhaimin memerinci, penerimaan pajak yang mengalami peningkatan terutama pajak pertanahan, sektor restoran, perhotelan hingga pariwisata.

Kepala BPPDRD Balikpapan Idham Mustari menambahkan hingga 18 Oktober 2024, realisasi pajak daerah Kota Balikpapan telah menembus angka Rp 590,9 miliar.

Sementara target penerimaan pajak sebesar Rp 1,1 triliun yang diharapkan berasal dari pajak  Muhaimin menyebutkan, dari Rp 1,1 triliun itu diantaranya adalah pajak restoran, perhotelan, perparkiran, hiburan, reklame, mineral dan batubara.

“Kemudian air bawah tanah, penerangan jalan, bumi dan bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” ungkap Idham. Untuk mengejar target tersebut, berbagai upaya dilakukan, di antaranya memberikan apresiasi kepada wajib pajak.

Muhaimin mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya membayar pajak.

“Saya berharap kesadaran membayar pajak makin meningkat,” harapnya. Kemudian, digitalisasi di lini pelayanan yang memudahkan wajib pajak membayar pajak secara online atau dalam jaringan (daring). “Selanjutnya adalah memperkuat sosialisasi kepada para wajib pajak,” imbuh Muhaimin.

Dia menilai, langkah BPPDRD memberikan edukasi kepada wajib pajak sudah tepat untuk menumbuhkan kesadaran dalam membayar pajak, atau membangun generasi taat pajak.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Otorita IKN Matangkan Penggunaan Anggaran Rp6 Triliun untuk Pembangunan 2026

3 Januari 2026 - 14:58 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Trending di Berita