Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Hukum & Kriminal · 20 Nov 2025 03:37 WIB ·

Penyelidikan Tragedi Kilometer 8 Balikpapan: Polda Kaltim Analisis Dugaan Kelalaian Pengembang


 Penyelidikan Tragedi Kilometer 8 Balikpapan: Polda Kaltim Analisis Dugaan Kelalaian Pengembang Perbesar

BALIKPAPAN – Kasus tewasnya enam anak setelah tenggelam di kubangan Jalan PDAM Kilometer 8, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Lokasi serupa kolam itu tercipta akibat galian proyek, dan insiden tragis yang terjadi pada Senin lalu itu langsung memicu penyelidikan mendalam dari Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan.

Kepala Bidang Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menyampaikan bahwa penyidik masih terus menghimpun informasi di lapangan. Semua keterangan, temuan awal, hingga dokumen pendukung akan dirangkum untuk dianalisis guna menentukan ada atau tidaknya unsur pidana.

“Seandainya nanti ditemukan kelalaian atau tindak pidana, tentu akan dilakukan proses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Ia menjelaskan, laporan awal dari petugas Polair yang mengevakuasi korban menyebut lokasi berada di wilayah Grand City. Namun kepolisian masih akan memastikan batas wilayah dan status kepemilikan lahan tersebut.

Pihak-pihak terkait seperti pengembang Grand City, Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga pemerintah setempat akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Selain itu, penyelidikan juga mencakup asal-usul air atau faktor lain yang relevan dengan peristiwa,” tambahnya.

Hingga kini, kepolisian belum menerima laporan resmi dari masyarakat maupun keluarga korban. Namun setiap kejadian yang ditangani petugas, menurut prosedur, tetap dicatat dalam Laporan Polisi (LP) Model A sebagai dasar penyelidikan.

“Artinya, setiap informasi yang dikumpulkan akan dirangkum, dianalisis, dan menjadi dasar bagi proses penyelidikan maupun penyidikan lebih lanjut,” jelas Yuliyanto.

Dalam kesempatan itu, Yuliyanto juga mengimbau masyarakat lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain di area berbahaya. Ia meminta pengembang menyediakan batasan area, papan peringatan, dan upaya pengamanan lain agar insiden serupa tidak terulang.

Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriadi, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah awal sejak insiden dilaporkan. Mulai dari pemeriksaan lokasi kejadian, pemasangan garis polisi, hingga pembuatan laporan resmi.

“Apakah ada unsur kelalaian atau tidak, kami masih selidiki. Itu bergantung pada hasil pemeriksaan dan status kepemilikan lokasi,” tuturnya.

Menurut Agus, pemeriksaan saksi baru akan dilakukan setelah keluarga korban pulih secara emosional pasca musibah.

Kantor SAR Balikpapan menerima laporan pertama pada pukul 18.07 Wita dari Babinsa setempat. Enam anak dilaporkan terseret ke bagian kubangan yang lebih dalam sekitar pukul 17.30 Wita.

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 19.10 Wita dan mendapati dua anak sudah ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia. Empat lainnya masih hilang sehingga pencarian dilakukan dengan metode penyelaman.

Urutan penemuan korban:

  • Korban ketiga ditemukan pukul 19.30 Wita
  • Korban keempat pukul 19.50 Wita
  • Dua korban terakhir ditemukan pukul 20.02 Wita

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo.

Identitas Korban

Berdasarkan data SAR, keenam korban meninggal adalah:

  1. Alfa Kaltiana Hadi (12), perempuan
  2. Ica Nawang (11), perempuan
  3. Arafa Lirman Azka Faiez (8), laki-laki
  4. Muhammad Rifqi Alamsyah (10), laki-laki
  5. Anaya Zaira Azarah (5), perempuan
  6. Kartika Ardayanti (9), perempuan
Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kaltim Dalami Kasus Narkoba Kutai Barat

25 November 2025 - 18:35 WIB

Kapolres Kutai Barat Bantah Isu Pelepasan Pelaku Narkoba Usai Video Ketegangan TNI–Polri Beredar

24 November 2025 - 19:51 WIB

Temuan Tambang Ilegal, Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Perizinan

22 November 2025 - 21:29 WIB

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin turun langsung meninjau dua lokasi yang disita Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Rabu (19/11/2025).

Lubang Maut Jadi Momok Baru Warga Balikpapan, Temuan DLH Picu Kekhawatiran Soal Keamanan Permukiman

21 November 2025 - 21:01 WIB

Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayalaksana

Catur Dituntut Hukuman Mati di Kasus Sabu Jaringan Lapas Balikpapan, Begini Sikap PH

20 November 2025 - 03:17 WIB

Program RSLHSFM Hadirkan Hunian Baru bagi Warga Kurang Mampu

8 November 2025 - 14:09 WIB

Trending di Berita