Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 13 Sep 2024 08:22 WIB ·

Proses Oksidasi Ubah Warna Patung Garuda di IKN Menjadi Hijau


 Proses Oksidasi Ubah Warna Patung Garuda di IKN Menjadi Hijau Perbesar

Proses Oksidasi Ubah Warna Patung Garuda di IKN Menjadi Hijau

JAKARTA – Patung Garuda yang terletak di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), kini mulai mengalami perubahan warna menjadi hijau. Awalnya, patung ini berwarna gelap kemerahan ketika baru selesai dibangun, namun sesuai dengan desain awalnya, warna hijau secara perlahan mulai terlihat.

Sejak awal, patung tersebut dirancang untuk berwarna hijau. Namun, perubahan ini tidak langsung terlihat saat pembangunan rampung pada bulan Juli lalu. Kini, beberapa bagian patung mulai menunjukkan warna hijau, meskipun belum seluruhnya.

Perubahan warna ini telah menarik perhatian publik, karena pada awalnya warna Patung Garuda tidak sesuai dengan desain awal dari Istana Garuda. Berdasarkan foto terbaru yang dibagikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sejumlah bilah Patung Garuda tampak mulai berwarna hijau, meski sebagian masih terlihat gelap.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan IKN, Danis Sumadilaga, mengonfirmasi bahwa Patung Garuda memang telah mengalami perubahan warna. “Iya, sudah mulai menghijau,” kata Danis, Selasa (10/9/2024).

Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, sebelumnya menjelaskan bahwa perubahan warna ini terjadi karena proses oksidasi. “Warna hijau tersebut muncul setelah patung teroksidasi, sesuai penjelasan dari Nyoman Nuarta,” ungkap Basuki pada Agustus lalu.

Bilah-bilah Patung Garuda yang awalnya berwarna gelap perlahan akan berubah menjadi hijau seiring berjalannya waktu, seperti halnya Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, yang juga merupakan karya Nyoman Nuarta.

Nyoman Nuarta, perancang Istana Garuda, juga menjelaskan bahwa perubahan warna ini terjadi karena sifat material yang digunakan. Proses perubahan alami ke warna biru toska, yang dikenal sebagai patina, akan berlangsung secara bertahap. “Bagian depan yang terbuat dari kuningan akan berubah menjadi hijau sesuai kondisi alam dan proses oksidasi,” kata Nyoman, Selasa (10/9/2024), seperti dilansir Antara.

Proses ini mirip dengan yang terjadi pada Patung GWK di Bali dan jembatan-jembatan di New York, yang juga menggunakan bahan serupa. Bilah-bilah Patung Garuda terbuat dari baja tahan cuaca, yang pada awalnya berwarna kemerahan. Namun, dalam 1-2 tahun, warnanya akan semakin gelap akibat paparan cuaca.

“Pada awalnya, struktur bilah berwarna kemerahan, tetapi setelah terkena hujan dan perubahan cuaca, warnanya akan semakin gelap,” jelas Nyoman.

Nyoman juga menambahkan bahwa pemilihan warna gelap untuk Istana Garuda dilakukan dengan sengaja untuk menghindari penggunaan warna mencolok seperti emas, yang sering digunakan pada bangunan mewah. “Saya tidak ingin menggunakan warna-warna mencolok seperti emas untuk Istana Garuda,” tutupnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Podcast Moderasi Beragama di Ketapang Dorong Harmoni Jelang Natal dan Tahun Baru

29 November 2025 - 22:39 WIB

Menhan dan Panglima TNI Tegaskan Sinergi Penguatan Pertahanan di Komisi I DPR

25 November 2025 - 15:00 WIB

Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto digelar tertutup di Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025)

Kapolres Kutai Barat Bantah Isu Pelepasan Pelaku Narkoba Usai Video Ketegangan TNI–Polri Beredar

24 November 2025 - 19:51 WIB

Temuan Tambang Ilegal, Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Perizinan

22 November 2025 - 21:29 WIB

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin turun langsung meninjau dua lokasi yang disita Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Rabu (19/11/2025).

Lubang Maut Jadi Momok Baru Warga Balikpapan, Temuan DLH Picu Kekhawatiran Soal Keamanan Permukiman

21 November 2025 - 21:01 WIB

Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayalaksana

Faizal Assegaf Sindir Perburuan Sensasi dalam Kasus Ijazah Palsu: “Jangan Jadikan Isu Publik untuk Cuan”

21 November 2025 - 20:41 WIB

Kritikus Politik Faizal Assegaf
Trending di Nasional