Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 23 Okt 2024 08:49 WIB ·

Proyek lanjutan dari Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur IKN Terus Berlanjut


 Jalan Kebangsaan Sumbu Timur IKN Nusantara Perbesar

Jalan Kebangsaan Sumbu Timur IKN Nusantara

NUSANTARA – Proyek Peningkatan Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku 4 di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercayakan pekerjaan proyek ini kepada KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika dan PT Prima Maju Jaya.

Proyek ini merupakan lanjutan dari Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur, dengan porsi Wika sebesar Rp 945 miliar. Perusahaan konstruksi pelat merah ini melaksanakan pekerjaan utama, yang terdiri dari pembangunan jalan di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sepanjang 6,89 kilometer.

Jalan ini menghubungkan jalan nasional di Kawasan Lingkar Sepaku ke Kawasan Hankam.

Pengerjaan proyek dimulai pada Oktober 2024 dan ditargetkan selesai tahun 2026. Untuk merealisasikan proyek ini, Wika menggunakan teknologi digital Building Information Modeling (BIM) Level 5D yang dapat mengidentifikasi potensi kesalahan dalam tahap perencanaan, efisiensi biaya, serta memastikan estimasi dan kebutuhan material.

Selain itu, Wika juga membangun Multi-Utility Tunnel (MUT) yakni terowongan yang berfungsi untuk menampung semua jaringan pipa air hingga fiber optik dan kabel listrik di IKN. Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito mengatakan, melalui proyek ini, Wika berkomitmen membangun infrastruktur yang memberikan manfaat kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus mendorong konektivitas di IKN.

“Proyek jalan ini merupakan bagian dari kontrak baru senilai Rp 15,5 triliun hingga September 2024,” kata Agung.

Kontribusi terbesar pada kontrak baru tersebut berasal dari segmen Infrastruktur dan Gedung, diikuti oleh segmen Industri, Properti dan EPCC. Selain Proyek Peningkatan Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku 4 di IKN Kalimantan Timur, ada Pembangunan Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi di Jawa Barat, Proyek Penanganan Banjir di Kota Demak Jawa Tengah, serta beberapa perolehan kontrak lainnya baik di induk maupun Anak Perusahaan.

Menurut Agung, pencapaian ini menunjukkan komitmen Wika untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional, termasuk di IKN.

“Kami akan memastikan setiap proyek dikerjakan dengan standar terbaik, efisiensi tinggi, dan inovasi yang terus dikembangkan untuk mendukung percepatan pembangunan, demi memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Indonesia,” tuntas Agung.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Otorita IKN Matangkan Penggunaan Anggaran Rp6 Triliun untuk Pembangunan 2026

3 Januari 2026 - 14:58 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Trending di Berita