SAMARINDA – Ribuan masyarakat Kota Samarinda memadati kawasan Teras Samarinda untuk mengikuti Doa Bersama Lintas Agama yang digelar Pemerintah Kota Samarinda pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Area Amphitheater, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Samarinda Ulu tersebut dilaksanakan pada pukul 21.00 Wita sebagai rangkaian menyambut pergantian Tahun Baru 2026.
Sekitar 20.000 pengunjung turut hadir bersama jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda. Tampak hadir Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si., Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, SE., MM., Ketua DPRD Kota Samarinda H. Helmi Abdullah, SE., MM., Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H., Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda Firmansyah Subhan, Sekda Kota Samarinda Ir. H. Hero Mardanus Satyawan, MT, serta unsur TNI dan Polri lainnya.
Kegiatan doa bersama dipimpin oleh perwakilan tokoh dari masing-masing agama. Doa dipanjatkan secara bergantian sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan Kota Samarinda selama tahun 2025 serta harapan akan kedamaian, keselamatan, dan kemajuan di tahun 2026.
Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberagaman yang terjaga dengan baik merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.
“Kita bersyukur bahwa sepanjang tahun 2025, kehidupan sosial dan keagamaan di kota ini berjalan dengan harmonis. Setiap umat beragama hidup berdampingan dengan damai, saling menghargai, dan saling menguatkan. Inilah kekuatan utama Samarinda, masyarakat yang majemuk namun tetap bersatu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan arah pembangunan Kota Samarinda pada tahun 2026 yang akan terus berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Memasuki tahun 2026, kita dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih besar untuk membawa Samarinda menjadi kota yang semakin maju, hijau, dan berdaya saing. Pemerintah Kota akan terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta mengembangkan ekonomi kreatif yang melibatkan generasi muda,” kata Andi Harun.
Menurutnya, malam pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai momen refleksi bersama, bukan semata-mata perayaan.
“Momentum pergantian tahun bukan sekadar perayaan. Ini adalah waktu yang tepat untuk introspeksi, memperbaiki diri, dan memperkuat tekad agar di tahun baru ini kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik, warga yang lebih peduli, dan masyarakat yang lebih bersatu,” tambahnya.
Mengakhiri sambutan, Wali Kota Samarinda menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat.
“Selamat Tahun Baru 2026. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik untuk Kota Samarinda tercinta,” tutupnya.
Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, sekaligus mencerminkan kuatnya semangat toleransi dan persatuan di tengah masyarakat Kota Samarinda.
















Tinggalkan Balasan