Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Nasional · 19 Okt 2025 10:49 WIB ·

Solidaritas untuk Palestina: Warga Kaltim Suarakan Keadilan Dua Tahun Genosida di Gaza


 Solidaritas untuk Palestina: Warga Kaltim Suarakan Keadilan Dua Tahun Genosida di Gaza Perbesar

SAMARINDA – Ratusan warga Kalimantan Timur turun ke jalan pada Minggu (19/10/2025) untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina. Aksi ini digelar oleh Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur Cinta Palestina sebagai bentuk protes terhadap kekerasan yang terus menimpa Gaza.

Sejak subuh, peserta aksi berkumpul di Masjid Islamic Center Samarinda untuk Sholat Subuh berjamaah sebelum bergerak menuju Taman Samarendah, lokasi utama aksi.

Koordinator Lapangan, Rizal, menegaskan bahwa aksi ini merupakan panggilan moral bagi dunia untuk menyadari penderitaan rakyat Palestina.

“Hari ini, kita berdiri di sini bukan sekadar untuk mengenang, tapi untuk menyuarakan. Dua tahun sudah sejak genosida di Gaza kembali membara, dua tahun sejak dunia menyaksikan pembunuhan massal terhadap rakyat Palestina,” tegas Rizal.

Ia menekankan perlunya penghentian kekejaman terhadap warga sipil.

“Anak-anak, perempuan, orang tua dibantai di tanah mereka sendiri. Sudah saatnya Palestina merasakan kemerdekaan,” pungkasnya.

Turut hadir Ustad Ahsan Nur Ahmad Lc dari Yayasan Al Quds Samarinda, yang menyerukan pentingnya dukungan dunia internasional.

“Palestina telah lama diperlakukan secara tidak adil. Untuk itu, dunia harus bersatu untuk mendukung mereka dalam perjuangan mereka untuk mencapai kemerdekaan dan hak-hak mereka sebagai bangsa,” ujar Ustad Ahsan.

Suasana aksi semakin bergelora ketika orator lain menyuarakan keprihatinan atas penderitaan di Gaza.

“Dua tahun lamanya, darah mengalir di Gaza, sementara dunia memilih diam. Rumah-rumah hancur, sekolah dibom, rumah sakit diserang,” teriak salah satu orator. “Bukan hanya sebagai umat Islam, tapi sebagai manusia yang menolak penindasan. Bahwa penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi, kemerdekaan Palestina adalah harga mati dan tidak ada perdamaian sejati tanpa keadilan.”

Massa juga menegaskan dukungan terhadap sikap pemerintah Indonesia dalam isu Palestina.

“Mendukung Presiden Prabowo yang telah tegas menolak kedatangan atlet senam Artistik Israel ke Indonesia,” demikian bunyi tuntutan peserta aksi.

Aksi ditutup dengan seruan bersama untuk terus menyuarakan solidaritas dari Samarinda ke seluruh dunia.

“Mari terus gaungkan suara kita dari Samarinda hingga Jakarta, dari Indonesia hingga dunia internasional, kita nyatakan bersama!”

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kalimantan Timur tetap teguh berdiri di sisi keadilan dan menolak segala bentuk penjajahan.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhan dan Panglima TNI Tegaskan Sinergi Penguatan Pertahanan di Komisi I DPR

25 November 2025 - 15:00 WIB

Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto digelar tertutup di Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025)

Kapolres Kutai Barat Bantah Isu Pelepasan Pelaku Narkoba Usai Video Ketegangan TNI–Polri Beredar

24 November 2025 - 19:51 WIB

Temuan Tambang Ilegal, Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Perizinan

22 November 2025 - 21:29 WIB

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin turun langsung meninjau dua lokasi yang disita Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Rabu (19/11/2025).

Faizal Assegaf Sindir Perburuan Sensasi dalam Kasus Ijazah Palsu: “Jangan Jadikan Isu Publik untuk Cuan”

21 November 2025 - 20:41 WIB

Kritikus Politik Faizal Assegaf

Mentan Amran Bongkar Praktik Serakah-nomics, Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Petani

19 November 2025 - 18:16 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

Kementan: PN Jaksel Putuskan Tidak Berwenang Mengadili, Kemana Kita Mencari Keadilan?

18 November 2025 - 21:15 WIB

Ilustrasi Pertanian
Trending di Nasional