Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 26 Sep 2025 09:35 WIB ·

Sosialisasi di SMAN 2 Tenggarong, Diskominfo Kaltim Tekankan Bahaya Hoaks dan Pornografi


 Sosialisasi di SMAN 2 Tenggarong, Diskominfo Kaltim Tekankan Bahaya Hoaks dan Pornografi Perbesar

Kutai Kartanegara – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur mengajak para pelajar untuk berperilaku bijak saat menggunakan media sosial demi melindungi diri dari jeratan hukum, menghindari perpecahan sosial, dan menyebarkan informasi positif serta bermanfaat untuk masyarakat luas.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kaltim, Irene Yuriantini di Kutai Kartanegara, Kamis, mengatakan perilaku bijak bisa diterapkan dengan menjaga etika komunikasi dengan tidak menggunakan kata kasar dan menghargai pendapat orang lain, selektif dalam menyaring dan menyebarkan informasi agar tidak menyebar hoaks.

Selain itu, juga menjaga privasi data pribadi, serta mengatur waktu penggunaan agar tidak berlebihan dan tetap fokus pada kegiatan belajar.

Pelajar juga perlu bertanggung jawab atas apa yang diunggah dan berani melaporkan konten negatif atau bullying.

Irene menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk literasi digital.

Menurutnya, hoaks dan konten pornografi merupakan ancaman nyata yang bisa merusak moral, memecah persatuan, bahkan mengganggu masa depan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

“Kita hidup di era digital, di mana informasi menyebar begitu cepat. Jika tidak disaring dengan bijak, hoaks dapat menimbulkan kebencian dan perpecahan. Sementara konten pornografi mampu merusak akhlak, mengganggu konsentrasi belajar, dan menjauhkan pelajar dari cita-cita besarnya,” jelas Irene saat membuka kegiatan Sosialisasi Anti Hoaks dan Konten Pornografi di Media Sosial bagi Pelajar di SMAN 2 Tenggarong.

Kepada para pelajar, ia menitipkan tiga pesan penting agar bijak menggunakan media sosial, mampu memilah dan menyaring informasi sebelum menyebarkannya, serta menjauhi konten pornografi sembari menebarkan nilai-nilai positif di dunia maya.

“Media sosial jangan dijadikan tempat menyebar keburukan. Gunakan untuk hal-hal baik, menunjukkan kreativitas, meraih prestasi, dan berbagi inspirasi,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital para pelajar, sekaligus menjadi upaya nyata Diskominfo Kaltim dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif dunia maya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Polres Kutim dan Petani, Eks Tambang Batu Bara Disiapkan Jadi Lumbung Jagung

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Doa Bersama Akhir Tahun di Bontang, Wali Kota Ajak Masyarakat Buka Lembaran Baru dan Berbenah Menuju 2026

1 Januari 2026 - 03:06 WIB

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan

1 Januari 2026 - 02:32 WIB

Refleksi Akhir Tahun di Balikpapan, Dzikir dan Doa Bersama Panjatkan Harapan untuk Negeri

1 Januari 2026 - 01:44 WIB

Ribuan Masyarakat Samarinda Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 - 01:18 WIB

Malam Pergantian Tahun di Kukar Diisi Doa Bersama dan Kepedulian Sosial

1 Januari 2026 - 01:10 WIB

Trending di Berita