Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 12 Sep 2024 14:48 WIB ·

Sri Juniarsih Ungkap Dua Program Unggulan untuk Pelestarian Budaya Berau


 Bupati Sri Juniarsih Dorong Revitalisasi Situs Sejarah di Gunung Tabur Perbesar

Bupati Sri Juniarsih Dorong Revitalisasi Situs Sejarah di Gunung Tabur

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan kekayaan budaya dan sejarah lokal. Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengungkapkan dua program unggulan yang dirancang untuk memperkuat warisan budaya daerah.

Program pertama adalah pembangunan kawasan terpadu yang mencakup pusat seni, budaya, dan kreativitas. “Kita akan membangun taman budaya dan balai adat, yang diharapkan menjadi pusat aktivitas budaya dan ruang kreatif bagi masyarakat Berau,” ujar Sri Juniarsih, Rabu (11/9/2024).

Program kedua, lanjutnya, adalah revitalisasi bangunan bersejarah, termasuk keraton, makam, dan situs bersejarah lainnya. Fokus utama adalah revitalisasi di kawasan Gunung Tabur, dengan upaya perbaikan pada Keraton Gunung Tabur, kawasan pemakaman Kesultanan Gunung Tabur, serta makam Raja Baddit Dipattung. Menurut Sri Juniarsih, Gunung Tabur memiliki potensi besar sebagai ikon wisata sejarah di Berau.

“Potensi Gunung Tabur sebagai destinasi wisata sejarah sangat luar biasa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk merawat dan melestarikan situs-situs bersejarah ini agar tidak hilang ditelan zaman,” tegasnya.

Ia juga berharap ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur serta instansi terkait. Menurutnya, peran aktif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pelaku wisata, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Berau.

“Kabupaten Berau memiliki potensi besar sebagai mitra Ibukota Nusantara dalam sektor pariwisata. Tidak hanya wisata alam, tetapi juga wisata sejarah dengan nilai historis tinggi,” tambahnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian budaya, serta mendorong perkembangan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Podcast Moderasi Beragama di Ketapang Dorong Harmoni Jelang Natal dan Tahun Baru

29 November 2025 - 22:39 WIB

Kapolres Kutai Barat Bantah Isu Pelepasan Pelaku Narkoba Usai Video Ketegangan TNI–Polri Beredar

24 November 2025 - 19:51 WIB

Lubang Maut Jadi Momok Baru Warga Balikpapan, Temuan DLH Picu Kekhawatiran Soal Keamanan Permukiman

21 November 2025 - 21:01 WIB

Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayalaksana

Faizal Assegaf Sindir Perburuan Sensasi dalam Kasus Ijazah Palsu: “Jangan Jadikan Isu Publik untuk Cuan”

21 November 2025 - 20:41 WIB

Kritikus Politik Faizal Assegaf

Program RSLHSFM Hadirkan Hunian Baru bagi Warga Kurang Mampu

8 November 2025 - 14:09 WIB

Aliansi Serikat Pekerja/Buruh Balikpapan Gelar Diskusi Dukung Tugas Polri

18 Oktober 2025 - 13:16 WIB

Trending di Berita