Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 19 Mar 2024 18:48 WIB ·

Warga Sukaraja Dukung IKN, Minta Ganti Untung Yang Layak Atas Tanah dan Tanaman


 Warga Sukaraja Dukung IKN, Minta Ganti Untung Yang Layak Atas Tanah dan Tanaman Perbesar

SEPAKU – Warga Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang terdampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut.

Namun, mereka juga meminta ganti untung yang layak atas tanah dan tanaman mereka yang terkena dampak pembangunan.

Sujianto, warga RT.005 Sukaraja, mengatakan memiliki lahan seluas 2,5 hektar, di mana 5.000 meter persegi sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) dan 2 hektar masih berlegalitas Surat Keterangan Tanah (SKT)/Segel. Saat ini, lahan tersebut ditanami kelapa sawit berusia 7 tahun yang sudah menghasilkan.

“Jika negara membutuhkan tanah saya, saya bersedia diganti untung atas tanah dan tanamannya,” kata Sujianto.

Ia juga menyampaikan bahwa di lokasi kebunnya terdapat 4 patok IKN. “Mayoritas warga Sukaraja sangat mendukung pembangunan IKN,” kata Sujianto.

Hal senada disampaikan Ode Gunawan, warga RT.004 Sukaraja. Ia juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembangunan IKN dan bersedia menyerahkan lahannya kepada negara jika dibutuhkan.

Namun, Ode berharap mendapatkan ganti untung yang sesuai. Ode memiliki kebun kelapa sawit seluas 1 hektar yang terdampak patok IKN. Lahannya tersebut memiliki legalitas SHM.

“Kami mendukung pembangunan IKN, namun juga kami meminta adanya ganti untung tanah dan tanamannya diganti untung,” pintanya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PP KMHDI Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah Indonesia

17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita