Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 28 Jan 2026 01:08 WIB ·

Andre Afrizal: Wacana Polri di Bawah Kementerian Bentuk Pembusukan Institusi


 Andre Afrizal: Wacana Polri di Bawah Kementerian Bentuk Pembusukan Institusi Perbesar

Samarinda – Ketua Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Provinsi Kalimantan Timur, Sdr. Andre Afrizal, menilai bahwa belakangan ini muncul upaya pembusukan opini terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui penggiringan wacana agar Polri ditempatkan di bawah kementerian tertentu. Menurutnya, wacana tersebut berpotensi melemahkan institusi Polri dan menimbulkan kebingungan publik terhadap sistem ketatanegaraan yang sudah berjalan.

Andre menegaskan bahwa secara konstitusional Polri berada di bawah Presiden Republik Indonesia, dan pengaturan tersebut merupakan hasil reformasi yang bertujuan menjaga profesionalisme, independensi, serta efektivitas Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

“Wacana Polri di bawah kementerian justru membuka ruang polemik dan berpotensi mengganggu stabilitas kelembagaan. Kami melihat ada upaya pembusukan opini yang seolah-olah ingin melemahkan kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Andre Afrizal.

Ia juga mengajak generasi milenial dan masyarakat luas untuk lebih kritis dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang, khususnya yang menyangkut institusi strategis negara. Menurutnya, kritik terhadap Polri harus disampaikan secara konstruktif, objektif, dan bertujuan untuk perbaikan, bukan untuk merusak marwah lembaga.

Andre menekankan bahwa Gerakan Milenial Indonesia Kaltim mendukung Polri yang profesional, independen, dan berintegritas, serta menolak segala bentuk narasi yang dapat memecah soliditas institusi negara. “Polri yang kuat dan dipercaya publik adalah salah satu pilar utama menjaga keamanan, demokrasi, dan keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April

14 April 2026 - 15:19 WIB

Alasan di Balik Rapat Kaltim di Jakarta, Sekda Angkat Bicara

13 April 2026 - 13:44 WIB

Pemprov Kaltim Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski Bantuan BPJS Disesuaikan

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional