Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 22 Jul 2026 18:02 WIB ·

Hari Bhakti Adhyaksa, Massa Soroti Integritas Kejaksaan dan Penanganan Kasus Eks Jampidsus


 Hari Bhakti Adhyaksa, Massa Soroti Integritas Kejaksaan dan Penanganan Kasus Eks Jampidsus Perbesar

BALIKPAPAN – Forum Masyarakat Berintegrasi Tolak Korupsi Balikpapan menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri Balikpapan bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Rabu (22/7/2026).

Aksi tersebut mengangkat isu reformasi internal kejaksaan dengan tuntutan agar institusi penegak hukum membersihkan oknum yang dianggap mencederai kepercayaan masyarakat. Massa juga meminta penanganan dugaan perkara eks Jampidsus dilakukan secara terbuka.

Selama berlangsungnya aksi, peserta menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk berisi tuntutan reformasi kejaksaan. Mereka menilai penguatan integritas aparat menjadi faktor penting dalam menjaga kredibilitas lembaga.

Koordinator Lapangan Reonel Semmi mengatakan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa semestinya menjadi ruang refleksi bagi kejaksaan untuk memperkuat komitmen pemberantasan korupsi.

“Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara damai. Kami berharap Kejaksaan terus membersihkan institusinya dari oknum-oknum yang mencederai kepercayaan publik serta mengusut tuntas setiap perkara dugaan korupsi secara transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu,” ujar Reonel Semmi dalam orasinya.

Menurut Reonel, keterbukaan informasi dalam penanganan perkara merupakan bagian dari akuntabilitas publik. Transparansi dianggap menjadi syarat penting agar masyarakat memperoleh kepastian bahwa proses hukum berjalan objektif.

Selain menyampaikan tuntutan, peserta aksi juga memberikan testimoni mengenai pentingnya pengawasan publik terhadap lembaga penegak hukum. Mereka menilai partisipasi masyarakat merupakan bagian dari kontrol sosial dalam negara demokrasi.

Setelah menyampaikan dokumen tuntutan kepada Kejaksaan Negeri Balikpapan, massa mengakhiri kegiatan secara damai. Pengamanan dilakukan aparat kepolisian sehingga aksi berlangsung kondusif hingga selesai.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Tanah Grogot Perkuat Pencegahan Karhutla, Warga Diingatkan Tak Bakar Lahan

11 September 2026 - 10:58 WIB

Cegah Karhutla, Polres PPU Edukasi Warga Bahaya Membakar Lahan

10 September 2026 - 09:04 WIB

Respons Cepat Polsek Tabang Cegah Karhutla Meluas di Kawasan Jenau

9 September 2026 - 09:32 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi dengan Warga

8 September 2026 - 08:06 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Siber Polda Metro Jaya, Diduga Sebarkan Konten Provokasi Kekerasan

1 September 2026 - 10:25 WIB

260 Personel BKO Dikerahkan Polda Kaltim untuk Tangani Karhutla di Lima Wilayah

31 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Trending di Berita