Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 29 Jan 2026 06:38 WIB ·

Agus Amri: Reposisi Polri ke Kementerian Berisiko Seret Politik Sektoral


 Agus Amri: Reposisi Polri ke Kementerian Berisiko Seret Politik Sektoral Perbesar

Samarinda – Praktisi hukum, Agus Amri, memberikan tinjauan kritis terhadap diskursus reposisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam struktur ketatanegaraan nasional.

Dalam keterangannya kepada awak media, Agus Amri menegaskan bahwa mempertahankan Polri di bawah komando langsung Presiden merupakan mandat konstitusional yang tidak boleh ditafsirkan secara serampangan.

“Ini adalah mandat konstitusi yang krusial demi menjaga supremasi sipil dan efektivitas ketatanegaraan,” ujar praktisi hukum asal Kalimantan Timur tersebut dalam konferensi persnya, Rabu (28/1/2026).

Agus Amri menjelaskan, secara yuridis kedudukan Polri saat ini telah selaras dengan Pasal 30 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menempatkan Polri sebagai alat negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, Presiden adalah pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi (Chief Executive) sekaligus representasi mandat langsung rakyat.

“Karena itu, menempatkan Polri di bawah kementerian justru berisiko menyeret institusi Bhayangkara ke dalam pusaran politik sektoral,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa kementerian bersifat politis dan dinamis, mengikuti perubahan arah kebijakan menteri yang dapat berganti sewaktu-waktu.

“Polri bisa tersekte-sekte. Maka kita harus menjaga Polri agar tetap menjadi alat negara, bukan alat departemen atau kepentingan menteri tertentu,” tegas Agus Amri.

Penguatan Supremasi Sipil

Lebih jauh, Agus Amri menilai bahwa salah satu alasan intelektual terkuat mempertahankan Polri di bawah Presiden adalah demi penguatan supremasi sipil dalam negara demokrasi.

“Dengan berada langsung di bawah Presiden yang dipilih oleh rakyat, Polri memiliki garis pertanggungjawaban publik yang jelas dan akuntabel,” paparnya.

Menurutnya, skema tersebut justru memperkecil ruang penyalahgunaan kewenangan, karena pengawasan politik berada di level tertinggi negara, bukan di sektor birokrasi yang sempit.

Memangkas Birokrasi Keamanan

Selain aspek konstitusional dan demokratis, Agus Amri juga menyoroti sisi efektivitas ketatanegaraan. Ia berpendapat bahwa rantai komando langsung kepada Presiden menjamin kecepatan respons dalam menghadapi situasi krisis dan ancaman keamanan nasional.

“Jika Polri diletakkan di bawah kementerian, akan muncul potensi hambatan birokrasi atau red tape yang dapat memperlambat pengambilan keputusan strategis,” ujarnya.

Dalam kondisi darurat keamanan, lanjut Agus, kecepatan dan kejelasan komando merupakan faktor krusial yang tidak bisa dikompromikan.

Menutup pernyataannya, Agus Amri mengingatkan agar diskursus reposisi Polri tidak didorong oleh kepentingan politik jangka pendek, melainkan berangkat dari pertimbangan konstitusional, demokratis, dan kepentingan nasional jangka panjang.

“Polri harus tetap menjadi institusi profesional, netral, dan kuat sebagai penopang utama stabilitas negara,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Bhakti Adhyaksa, Massa Soroti Integritas Kejaksaan dan Penanganan Kasus Eks Jampidsus

22 Juli 2026 - 18:02 WIB

Massa Gelar Aksi Damai di Balikpapan, Sampaikan Empat Aspirasi kepada Kejaksaan Agung

22 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polda Kaltim Perkuat Sinergi Tiga Pilar Bersama Kodam VI/Mulawarman dan Kejati Kaltim

15 Juli 2026 - 12:39 WIB

Kapolres Mahakam Ulu Jalin Silaturahmi dengan Koramil 0912-03/Long Bagun, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

14 Juli 2026 - 18:36 WIB

Kapolres Bontang Jalin Silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

14 Juli 2026 - 18:23 WIB

Momentum HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman, Kapolda Kaltim dan Pangdam Perkuat Soliditas TNI-Polri

14 Juli 2026 - 17:41 WIB

Trending di Berita