Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 29 Jan 2026 12:47 WIB ·

Ketua PWNU Kaltim Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian


 Ketua PWNU Kaltim Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian Perbesar

Samarinda – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Timur, KH. Fauzi Ahmad Bahtar, menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah komando langsung Presiden Republik Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media, KH. Fauzi Ahmad Bahtar menegaskan bahwa penempatan Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi sekaligus bagian penting dalam menjaga stabilitas nasional, supremasi hukum, dan persatuan bangsa.

“Polri adalah alat negara yang bertugas menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum. Oleh karena itu, sudah sangat tepat jika Polri berada langsung di bawah Presiden sebagai pemegang mandat rakyat,” ujar KH. Fauzi, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, dalam sistem pemerintahan presidensial yang dianut Indonesia, Presiden memiliki otoritas eksekutif tertinggi sehingga struktur komando Polri harus berada pada garis kepemimpinan nasional yang jelas, tegas, dan bertanggung jawab langsung kepada rakyat.

KH. Fauzi juga mengingatkan bahwa memindahkan Polri ke bawah kementerian atau lembaga tertentu berpotensi menimbulkan kepentingan sektoral dan melemahkan netralitas institusi kepolisian.

“Polri harus dijaga agar tetap menjadi alat negara, bukan alat kekuasaan kelompok atau kepentingan politik tertentu. Dengan berada di bawah Presiden, garis komando dan pertanggungjawaban menjadi lebih jelas,” tegasnya.

Sebagai pimpinan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, KH. Fauzi Ahmad Bahtar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur senantiasa mendukung reformasi Polri ke arah yang lebih profesional, humanis, dan berkeadilan, tanpa harus mengubah struktur ketatanegaraan yang telah sesuai dengan UUD 1945.

Ia berharap Polri terus meningkatkan integritas, pelayanan publik, serta kedekatan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan moral keagamaan.

“Reformasi Polri harus terus diperkuat, namun tetap dalam koridor konstitusi. NU Kaltim mendukung Polri yang kuat, profesional, dan berada di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia,” pungkas KH. Fauzi Ahmad Bahtar.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita