Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 29 Jan 2026 14:28 WIB ·

Syaharie Jaang: Polri di Bawah Presiden Jamin Stabilitas dan Persatuan


 Syaharie Jaang: Polri di Bawah Presiden Jamin Stabilitas dan Persatuan Perbesar

Samarinda – Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) sekaligus Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Timur, DR. Syaharie Jaang, SH, MH, MSi, menyatakan dukungan penuh terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah komando langsung Presiden Republik Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media, DR. Syaharie Jaang menegaskan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi yang sejalan dengan sistem pemerintahan presidensial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Polri adalah alat negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum. Oleh karena itu, sudah tepat jika Polri berada langsung di bawah Presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus pemegang mandat rakyat,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, penempatan Polri di bawah Presiden memberikan kepastian hukum, kejelasan garis komando, serta menjamin netralitas institusi kepolisian agar tidak terseret dalam kepentingan sektoral maupun politik jangka pendek.

Ia juga menilai bahwa wacana menempatkan Polri di bawah kementerian atau lembaga lain berpotensi menimbulkan fragmentasi kewenangan serta memperpanjang rantai birokrasi, yang pada akhirnya dapat menghambat efektivitas pengambilan keputusan, khususnya dalam situasi darurat keamanan.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat menuntut respons yang cepat dan tepat. Dengan komando langsung Presiden, Polri dapat bekerja lebih efektif dan terukur demi kepentingan nasional,” tegasnya.

Sebagai Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kaltim, DR. Syaharie Jaang menekankan bahwa Polri juga memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.

Ia menegaskan komitmen PDKT dan FPK Kaltim untuk terus mendukung reformasi Polri ke arah yang lebih profesional, modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, tanpa harus mengubah struktur kelembagaan yang telah sesuai dengan konstitusi.

“Reformasi Polri harus terus dilanjutkan, namun tetap berada dalam koridor konstitusi. Kami mendukung Polri yang kuat, profesional, dan berada di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia demi menjaga keutuhan NKRI,” pungkas DR. Syaharie Jaang.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai di Balikpapan Dorong Transparansi dan Pengawasan Program Pemerintah

28 Februari 2026 - 18:04 WIB

Supremasi Hukum Harga Mati! Baladika Kaltim Kawal Kasus hingga Tuntas

27 Februari 2026 - 22:56 WIB

Baladika Kaltim Kritik Keras Program MBG dan Soroti Koperasi Merah Putih

27 Februari 2026 - 18:34 WIB

Aksi Humanis Polri, Satbrimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial dan Bersih Lingkungan Pascabanjir Aceh

23 Februari 2026 - 11:09 WIB

Brimob Kaltim Hadirkan Kepedulian Sosial, Paket Sembako Dibagikan di Sepinggan Raya

23 Februari 2026 - 10:56 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Brimob Polda Kaltim Benahi Jembatan Desa di Sambaliung

23 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Berita