Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 30 Jan 2026 13:15 WIB ·

HM Asyari Hasan: Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat


 HM Asyari Hasan: Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat Perbesar

Samarinda — Ketua Tanfidziyah Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kota Samarinda, HM Asyari Hasan, menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari sistem ketatanegaraan yang telah diatur secara konstitusional.

Menurut HM Asyari Hasan, keberadaan Polri di bawah Presiden RI merupakan amanat undang-undang yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan nasional, sekaligus memastikan Polri dapat menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berkeadilan dalam melayani masyarakat.

“Polri adalah alat negara yang memiliki tugas mulia dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Penempatannya di bawah Presiden RI sudah tepat dan harus dipertahankan demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar HM Asyari Hasan dalam keterangannya di Samarinda.

Ia menilai bahwa wacana menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu tidak sejalan dengan semangat efisiensi dan justru berpotensi memperpanjang rantai birokrasi. Polri, kata dia, membutuhkan ruang gerak yang cepat dan responsif dalam menghadapi dinamika sosial serta tantangan keamanan yang terus berkembang.

Sebagai organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi nilai moderasi, persatuan, dan kemaslahatan umat, NU Kota Samarinda memandang pentingnya Polri yang kuat secara kelembagaan namun tetap dekat dengan masyarakat. Karena itu, HM Asyari Hasan juga mendorong Polri untuk terus meningkatkan pendekatan humanis serta menjunjung tinggi etika dan moralitas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kekuatan Polri bukan hanya pada struktur, tetapi juga pada akhlak dan integritas anggotanya. Polri yang profesional, humanis, dan adil akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

HM Asyari Hasan menegaskan bahwa NU Kota Samarinda siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga kerukunan umat, merawat kebhinekaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Ia berharap dukungan masyarakat terhadap Polri dapat terus dibangun secara konstruktif, disertai dengan pengawasan dan doa, agar Polri senantiasa berada di jalan pengabdian untuk bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FPK Kaltim Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah: “Kaltim Rumah Kita Bersama”

19 Mei 2026 - 13:18 WIB

Ketua PCNU Kubar: Sampaikan Aspirasi dengan Santun dan Bermartabat

16 Mei 2026 - 12:07 WIB

May Day 2026, Disnaker Kaltim Fasilitasi Aspirasi Buruh Lewat Dialog Tanpa Demonstrasi

30 April 2026 - 18:15 WIB

Anev Polda Kaltim Bahas Pengamanan May Day hingga Ketahanan Pangan

28 April 2026 - 12:53 WIB

Syaharie Jaang Apresiasi Aksi Damai, Polda Kaltim Dinilai Humanis Kawal Aspirasi

22 April 2026 - 08:21 WIB

Ketua Mafindo Samarinda Ingatkan Bahaya Hoaks, Masyarakat Diminta Lebih Kritis

19 April 2026 - 13:26 WIB

Trending di Berita