Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 13 Jul 2026 09:56 WIB ·

Demisioner PMKRI Samarinda: Komitmen Presiden Dukung Polri Berantas Korupsi Patut Diapresiasi


 Demisioner PMKRI Samarinda: Komitmen Presiden Dukung Polri Berantas Korupsi Patut Diapresiasi Perbesar

SAMARINDA – Dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat pemberantasan korupsi kembali disampaikan berbagai elemen masyarakat. Kali ini, apresiasi datang dari Demisioner Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Samarinda, Nikolaus Yeblo.

Menurut Nikolaus, komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendukung aparat penegak hukum, khususnya Polri, menjadi sinyal positif bagi upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Ia menilai praktik korupsi masih menjadi persoalan serius yang menghambat pembangunan nasional. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara dari sisi kerugian keuangan, tetapi juga mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, Nikolaus berpandangan bahwa sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum perlu terus diperkuat agar pemberantasan korupsi berjalan secara optimal dan berkesinambungan.

“Korupsi adalah musuh kita bersama. Karena itu, saya mengapresiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung Polri untuk memberantas korupsi di Indonesia. Langkah ini merupakan harapan besar bagi masyarakat agar penegakan hukum berjalan secara tegas dan berkeadilan,” ujar Nikolaus.

Selain memberikan apresiasi kepada Presiden, Nikolaus juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang terus melakukan pengungkapan terhadap berbagai dugaan tindak pidana korupsi di sejumlah daerah.

Menurutnya, keberanian aparat dalam memproses setiap perkara korupsi menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum masih berjalan secara konsisten demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Kami berharap pemberantasan korupsi dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi terciptanya keadilan dan meningkatnya kepercayaan publik,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Nikolaus mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut memperkuat budaya antikorupsi melalui penerapan nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Perlawanan terhadap korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dengan kebersamaan, saya yakin Indonesia dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

H. Viktor Yuan Tegaskan DAD Kaltim Tak Pernah Dorong Pemisahan dari NKRI

19 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Dirintelkam Polda Kaltim Ajak Warga Papua Jaga Persatuan dan Kondusivitas Kaltim

15 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Polri Perkuat Respons Gempa NTT, Kapolda Turun Langsung dan Mabes Kerahkan Personel

15 Agustus 2026 - 18:59 WIB

PENANGANAN GEMPA FLORES DIPERKUAT, KAPOLDA DAN GUBERNUR PRIORITASKAN KESELAMATAN MASYARAKAT SERTA VALIDASI DATA

15 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Kapolri Listyo Sigit Dipuji Prabowo atas Pengabdian Polri hingga Pelosok

13 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Polri Perkuat Konektivitas Desa Lewat 895 Jembatan Merah Putih Presisi

13 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Trending di Berita