Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 13 Agu 2026 19:57 WIB ·

Polri Perkuat Konektivitas Desa Lewat 895 Jembatan Merah Putih Presisi


 Polri Perkuat Konektivitas Desa Lewat 895 Jembatan Merah Putih Presisi Perbesar

JAKARTA — Komitmen Polri dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Salah satunya melalui program Jembatan Merah Putih Presisi yang kini telah mencapai 895 unit di 30 Polda.

Capaian tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. saat menghadiri peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Dari 895 jembatan yang dibangun dan direvitalisasi secara swadaya, sebanyak 874 jembatan telah selesai, sementara 17 lainnya masih dalam tahap pembangunan dan empat jembatan berada pada tahap perencanaan.

Kapolri menyebut, 874 jembatan yang telah selesai memiliki total panjang sekitar 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa. Infrastruktur tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 2 juta masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok, mulai dari pelajar, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM hingga masyarakat umum.

Menurut Kapolri, pembangunan jembatan bukan sekadar menghadirkan sarana penghubung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat terhadap pendidikan, perdagangan, pertanian dan berbagai aktivitas ekonomi.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat,” kata Kapolri.

Ia menjelaskan, akses transportasi yang semakin baik diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, mempermudah perjalanan para pelajar menuju sekolah, sekaligus mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di pedesaan.

Banten menjadi wilayah dengan capaian tertinggi. Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan di wilayah tersebut dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur itu menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa.

Program serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain. Polda Jawa Barat membangun 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan sebanyak 81 jembatan.

Selain pembangunan reguler, Polri juga mengambil bagian dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Sebanyak 39 jembatan dibangun untuk mengembalikan konektivitas masyarakat. Enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Aceh dan dua unit di Sumatera Barat.

Peresmian dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Desa Darmasari tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.

Tidak hanya membangun infrastruktur, Polri juga memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Bantuan yang disalurkan meliputi 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 kacamata gratis, layanan SIM gratis dan bakti kesehatan.

Kapolri menegaskan bahwa berbagai kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri juga mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan motivasi kepada jajaran TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.

Kapolri menegaskan, Polri akan terus berupaya menjadi institusi yang dekat dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik.

“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolri Listyo Sigit Dipuji Prabowo atas Pengabdian Polri hingga Pelosok

13 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Masyarakat Diminta Tetap Bersatu, Supardi Baatz: Kawal Proses Hukum Secara Damai

11 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Tokoh Adat dan Masyarakat Tabang Sepakat Redam Konflik, Penanganan Kasus Dipercayakan kepada Polisi

9 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Seluruh Tokoh Masyarakat Pastikan Tabang Aman dan Kondusif, Warga Diminta Tak Terprovokasi Isu Beredar

9 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Duka Peristiwa di Desa Baru, Pdt. Y. A. Traksin Serukan Perdamaian dan Persatuan

9 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Situasi Tabang Memanas, Remaong Kutai Berjaya Serukan Perdamaian dan Penegakan Hukum

9 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Trending di Berita