Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 13 Jul 2026 10:08 WIB ·

KSBSI Kaltim Tegaskan Dukungan terhadap Polri dalam Pemberantasan Korupsi


 KSBSI Kaltim Tegaskan Dukungan terhadap Polri dalam Pemberantasan Korupsi Perbesar

SAMARINDA – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kalimantan Timur menyampaikan dukungan terhadap langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi. Dukungan tersebut disampaikan Ketua KSBSI Kalimantan Timur, Bambang Setiono, sebagai bentuk komitmen organisasi buruh terhadap upaya menciptakan pemerintahan yang bersih.

Menurut Bambang, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pemerataan pembangunan yang seharusnya dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pekerja dan buruh.

Ia menilai langkah tegas aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Dalam pandangannya, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara konsisten tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan pihak yang terlibat. Prinsip kesetaraan di hadapan hukum menjadi fondasi utama dalam menciptakan kepercayaan publik.

“Kami dari KSBSI Kalimantan Timur mendukung penuh langkah Kepolisian RI dan Bapak Kapolri dalam melakukan pemberantasan korupsi sampai ke akar-akarnya. Korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas tanpa pandang bulu demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Bambang Setiono.

Ia menambahkan, berbagai langkah pengungkapan kasus korupsi yang dilakukan Polri menunjukkan keseriusan aparat dalam menjalankan amanat penegakan hukum sekaligus menjaga kepentingan negara.

Keberhasilan pemberantasan korupsi, menurut Bambang, akan membawa dampak positif terhadap iklim pembangunan nasional, memperkuat kepercayaan publik, dan mendorong terciptanya investasi yang sehat sehingga membuka lebih banyak kesempatan kerja.

Selain itu, organisasi buruh juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong budaya antikorupsi di lingkungan masyarakat melalui edukasi maupun pengawasan sosial.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung aparat penegak hukum dalam memerangi korupsi. Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis Indonesia dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” tutupnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita