Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 25 Sep 2024 23:13 WIB ·

Frederick Edwin dan Nanang Adriani Komitmen Jaga Pilkada Damai di Kutai Barat


 Frederick Edwin dan Nanang Adriani Komitmen Jaga Pilkada Damai di Kutai Barat Perbesar

Frederick Edwin dan Nanang Adriani Komitmen Jaga Pilkada Damai di Kutai Barat

BALIKPAPAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dan Nanang Adriani, turut serta dalam Deklarasi Pilkada Damai Serentak Kalimantan Timur (Kaltim) 2024. Acara ini diselenggarakan pada Selasa, 24 September 2024, bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) atau Dome Balikpapan.

Deklarasi Pilkada Damai tersebut dihadiri oleh berbagai pasangan calon kepala daerah dari seluruh Kaltim. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan komitmen bersama dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Selain itu, acara ini juga menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan keamanan di tengah suasana politik yang memanas.

Frederick Edwin, dalam sambutannya, menekankan komitmennya untuk menjalankan kampanye yang bersih, tanpa menggunakan isu-isu negatif atau memecah belah masyarakat. “Kami bertekad untuk mengikuti proses demokrasi dengan baik, tanpa menyebarkan informasi yang menyesatkan. Mari kita jaga persatuan dan kedamaian di Kutai Barat,” ujar Frederick.

Nanang Adriani, sebagai calon wakil bupati, turut menyampaikan pesan serupa. Dia menegaskan bahwa pemilu adalah ajang demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh integritas. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersikap tenang, bijak, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambah Nanang.

Deklarasi ini diharapkan mampu mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kesadaran semua pihak akan pentingnya Pilkada yang damai. Penyelenggara acara juga menegaskan bahwa tindakan provokatif, hoaks, dan ujaran kebencian harus dihindari demi menjaga kelancaran proses demokrasi.

Dengan diadakannya deklarasi ini, masyarakat Kaltim diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kerukunan dan stabilitas politik dalam menghadapi Pilkada 2024.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PP KMHDI Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah Indonesia

17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita