Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Nasional · 4 Sep 2025 17:18 WIB ·

Insiden Rantis Tabrak Massa, Mahfud MD: Jangan Hanya Salahkan Sopir


 Insiden Rantis Tabrak Massa, Mahfud MD: Jangan Hanya Salahkan Sopir Perbesar

JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menanggapi insiden kendaraan taktis (rantis) yang menabrak massa saat kerusuhan.

Ia menilai tindakan sopir memang salah secara prosedur, namun harus dipahami dalam konteks situasi darurat.

Dalam sebuah video yang beredar, tampak mobil rantis dikepung massa. Menurut Mahfud, kondisi tersebut membuat sopir dihadapkan pada pilihan sulit antara bertahan atau melarikan diri.

“Ketika saya mendengar berita pemeriksaan sopir itu, kalau saya diam di situ, mati pak. Mereka bisa naik ke mobil dan melemparkan bom molotov ke dalam rantis, kita mati. Kalau maju juga tanggung mati. Ya kita lari, maka terjadi kecelakaan itu,” ujar Mahfud belum lama ini.

Mahfud menegaskan, meski tindakan itu salah secara prosedur, sopir tidak bisa sepenuhnya disalahkan karena bertindak dalam kondisi terdesak.

“Itu salah secara prosedur, tetapi harus dimaklumi. Mereka juga takut mati. Daripada mati dikeroyok, lebih baik hidup meskipun nanti diberi sanksi oleh polisi,” jelasnya.

Menurut Mahfud, insiden tersebut menunjukkan adanya dilema di lapangan ketika aparat berhadapan dengan situasi anarkis. Ia menilai penting bagi aparat untuk tetap menjalankan prosedur, namun juga wajar jika ada tindakan spontan demi menyelamatkan diri.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PP KMHDI Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah Indonesia

17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita