Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 1 Jan 2026 02:32 WIB ·

Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan


 Jelang Pergantian Tahun, Gereja Katolik Kutai Barat Gelar Misa dan Doa Kemanusiaan Perbesar

KUTAI BARAT – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Gereja Paroki Santo Thomas Aquinas Katolik Center (KC) di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, menggelar Ibadah Misa Tutup Tahun yang dirangkaikan dengan doa bersama bagi korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, Rabu (31/12/2025) malam.

Ibadah yang dimulai pukul 19.00 Wita tersebut dipimpin oleh Pastor Tadeus Sam Anyeq dan diikuti sekitar 500 jemaat. Perayaan Misa berlangsung khidmat dan penuh permenungan, menjadi ruang bagi umat untuk bersyukur sekaligus berbagi kepedulian terhadap sesama.

Dalam khotbahnya, Pastor Tadeus Sam Anyeq menyampaikan bahwa Misa Tutup Tahun merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan hidup selama 2025. “Kita mengakhiri tahun ini dengan rasa syukur atas penyertaan Tuhan, sembari memohon agar di tahun 2026 kita diberikan kekuatan, keselamatan, dan semangat baru dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, doa bersama bagi korban bencana alam merupakan wujud nyata solidaritas iman Gereja. “Melalui doa ini, kita memohon penghiburan, perlindungan, dan pemulihan bagi para korban, serta kelancaran bantuan dan keselamatan bagi para relawan serta tim penyelamat,” katanya.

Menurut Pastor Tadeus, doa yang dipanjatkan bersama-sama diharapkan mampu menghadirkan pengharapan baru bagi para korban di tengah situasi duka. Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan Misa Tutup Tahun 2025 dan doa kemanusiaan tersebut menegaskan peran Gereja sebagai bagian dari masyarakat yang senantiasa hadir membawa pesan iman, persaudaraan, dan solidaritas, khususnya dalam menyikapi bencana kemanusiaan di Tanah Air.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita