Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 13 Jun 2025 12:07 WIB ·

Kehadiran Basilika diharapkan dapat memperkuat kerukunan dan menjadi teladan bagi pluralisme di IKN


 Kehadiran Basilika diharapkan dapat memperkuat kerukunan dan menjadi teladan bagi pluralisme di IKN Perbesar

Nusantara – Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur modern, tapi juga kokoh menancapkan fondasi spiritual dan toleransi.

Sejarah baru segera terukir, saat Basilika Santo Fransiskus Xaverius, basilika pertama di Indonesia, ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Proyek megah ini akan berdiri sebagai simbol iman dan harmoni di jantung Nusantara.

Pembangunan Basilika ini telah diawali dengan peletakan batu pertama yang khidmat pada Sabtu (7/6/2025).

Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh jajaran Otorita IKN, Keuskupan Agung Samarinda, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Kementerian Agama, menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Misa pemberkatan dipimpin oleh Uskup Agung Monsinyur Yustinus Harjosusanto. Yustinus menegaskan pentingnya harmoni antarumat beragama dalam mewujudkan visi ibu kota baru.

“Kehadiran Basilika ini diharapkan dapat memperkuat kerukunan dan menjadi teladan bagi pluralisme di IKN,” ujarnya.

Basilika Santo Fransiskus Xaverius akan dibangun di atas lahan seluas 2,02 hektar dan dirancang dengan kapasitas impresif, mampu menampung hingga 1.600 jemaat.

Ini menjadikannya salah satu rumah ibadah Katolik terbesar dan termegah di Indonesia.

Tak hanya sebagai tempat ibadah utama, Basilika ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang komprehensif, meliputi:

• Wisma Uskup

• Taman Doa

• Goa Maria

• Menara Lonceng

• Jalan Salib

Kelengkapan fasilitas ini bertujuan menjadikan Basilika sebagai pusat spiritual yang utuh dan nyaman bagi umat.

Dengan nilai proyek mencapai Rp 651 miliar, pembangunan Basilika ini juga mengusung konsep smart dan green building.

Ini sejalan dengan komitmen IKN terhadap pembangunan yang tidak hanya modern, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Desain dan konstruksi Basilika diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi pintar dan praktik-praktik yang mendukung kelestarian lingkungan.

Ketika rampung pada Desember 2025, Basilika Santo Fransiskus Xaverius siap berdiri megah sebagai tempat ibadah umat Katolik.

Lebih dari itu, ia akan menjadi monumen penting bagi semangat toleransi dan kerukunan beragama yang menjadi salah satu pilar pembangunan IKN.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April

14 April 2026 - 15:19 WIB

Alasan di Balik Rapat Kaltim di Jakarta, Sekda Angkat Bicara

13 April 2026 - 13:44 WIB

Pemprov Kaltim Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski Bantuan BPJS Disesuaikan

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional