Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 28 Jan 2026 05:51 WIB ·

Ketua Umum IMM Kaltim Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden


 Ketua Umum IMM Kaltim Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden Perbesar

Samarinda – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Timur, Sdr. Andri Rifandi, menegaskan bahwa kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah naungan Presiden Republik Indonesia merupakan pilihan yang tepat dan sesuai dengan sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjaga profesionalisme, netralitas, serta independensi Polri dalam menjalankan tugasnya.

Andri Rifandi menyampaikan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai penegak hukum sekaligus pelindung dan pengayom masyarakat. Oleh karena itu, penempatan Polri langsung di bawah Presiden dinilai mampu memastikan institusi kepolisian bekerja secara objektif, tidak terikat kepentingan sektoral, serta tetap berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

“Polri di bawah Presiden bukan berarti kehilangan independensi. Justru dengan sistem ini, Polri memiliki ruang untuk bekerja secara profesional, netral, dan fokus pada pelayanan serta penegakan hukum,” ujar Andri Rifandi dalam keterangannya.

Ia juga menegaskan bahwa IMM Kaltim mendukung upaya penguatan Polri melalui reformasi internal yang berkelanjutan, peningkatan transparansi, serta penegakan etika dan disiplin anggota. Menurutnya, kritik terhadap Polri tetap diperlukan dalam negara demokrasi, namun harus disampaikan secara konstruktif dan bertanggung jawab.

Sebagai organisasi mahasiswa, IMM Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga stabilitas nasional dengan tidak terprovokasi oleh narasi yang dapat melemahkan institusi negara.

Andri Rifandi menekankan bahwa Polri yang profesional dan berintegritas di bawah kepemimpinan Presiden merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga demokrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita