Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 29 Jan 2026 16:12 WIB ·

Masyarakat Adat Dayak Kenyah Balikpapan Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Polri


 Masyarakat Adat Dayak Kenyah Balikpapan Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Polri Perbesar

Balikpapan – Ketua Adat Dayak Kenyah Kota Balikpapan, Lampang Bilung, menyatakan dukungan penuh terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah komando langsung Presiden Republik Indonesia, mengingat kontribusi besar institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Dalam keterangannya kepada awak media, Lampang Bilung menegaskan bahwa keberadaan Polri di bawah Presiden RI merupakan bentuk kepemimpinan yang tepat dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, sekaligus menjamin stabilitas keamanan nasional hingga ke daerah.

“Polri telah berkontribusi besar dalam menjaga harkamtibmas, khususnya di wilayah Kota Balikpapan yang majemuk. Oleh karena itu, kami mendukung penuh Polri tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Menurut Lampang Bilung, komando langsung Presiden memberikan kejelasan arah kebijakan serta memperkuat soliditas Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tanpa terpengaruh kepentingan sektoral.

Ia juga menilai bahwa Polri selama ini telah bersinergi dengan tokoh adat dan masyarakat lokal dalam menjaga keharmonisan sosial, mencegah konflik, serta menciptakan rasa aman di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Sebagai masyarakat adat, kami merasakan langsung peran Polri dalam menjaga kedamaian dan ketertiban. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat adat sangat penting untuk mempertahankan kondisi yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Lampang Bilung menambahkan bahwa menempatkan Polri di bawah Presiden RI akan membuat institusi tersebut lebih fokus pada kepentingan bangsa dan negara, serta lebih cepat dalam merespons berbagai potensi gangguan keamanan.

Ia pun mendorong agar reformasi Polri terus dilanjutkan dengan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, serta penghormatan terhadap kearifan lokal dan nilai-nilai adat.

“Kami mendukung Polri yang kuat, profesional, dan humanis di bawah kepemimpinan Presiden RI demi terjaganya harkamtibmas dan keutuhan NKRI,” pungkas Lampang Bilung.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita