Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

IKN Nusantara · 7 Nov 2024 15:28 WIB ·

Prabowo Lanjutkan Pembangunan IKN Sebagai Pusat Pemerintahan


 Prabowo Lanjutkan Pembangunan IKN Sebagai Pusat Pemerintahan Perbesar

RNN, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto disebut ingin melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan pemaparan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (7/11/2024).

Menurut AHY, IKN menjadi proyek infrastruktur utama yang akan dilanjutkan pembangunannya.

“Secara operasional, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, beberapa proyek infrastruktur utama yang akan kita bangun dan juga akan kita lanjutkan sebagai berikut. Yang pertama adalah Ibu Kota Nusantara,” ujar AHY dilansir siaran YouTube Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi banyak yang bertanya bagaimana kelanjutan IKN? Tentu Bapak Presiden ingin melanjutkan pembangunan IKN, utamanya sebagai pusat pemerintahan,” tegasnya.

Baca Juga: Alien Design Consultant, Gagasan Desain IKN Yang Mengusung Prinsip Forest City

Oleh karenanya, pembangunan IKN ke depan akan fokus kepada penuntasan fasilitas dan sarana eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Kemudian, fokus pembangunan kedua adalah mengatasi ancaman banjir dan penurunan permukaan tanah di kawasan Pantai Utara Jakarta. Menko AHY menyebut, pihaknya telah meninjau lokasi penurunan yang dimaksud.

Dari kunjungan diketahui bahwa ada kawasan yang mengalami penurunan permukaan tanah sampai dengan 10 sentimeter (cm) setiap tahunnya.

“Ada suatu daerah yang bahkan penurunan permukaan tanahnya itu sampai dengan 10 cm setiap tahun. Ini berbahaya,” tegas AHY.

Baca Juga: Masjid Negara IKN Direncanakan Jadi Tempat Shalat Idul Fitri Tahun 2025

“Tanggul sudah dibangun 4,8 meter, tetapi kita harus terus meyakinkan agar ke depan masyarakat kita, termasuk para nelayan, ini aman dan selamat,” tuturnya.

Sehingga AHY menilai program pembangunan giant sea wall untuk pantai utara Jakarta dan pantai utara Jawa bisa direalisasikan.

Lebih lanjut, untuk fokus program ketiga adalah pembangunan infrastruktur yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat lewat program yang mendukung ketahanan pangan, energi dan air.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Ketua FPK Syaharie Jaang Tegaskan, Damai Itu Indah dan Harus Dijaga

12 April 2026 - 20:22 WIB

Verifikasi Lahan JBH Segmen 6A, Satgas Polda Kaltim Bersama ATR/BPN Turun Langsung ke Lapangan

11 April 2026 - 20:13 WIB

Torang Fagogoru Satukan Sibenpopo dan Banemo

7 April 2026 - 21:03 WIB

Trending di Berita