Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 27 Sep 2025 13:36 WIB ·

Ririn Sari Dewi: Pariwisata Harus Jadi Jangkar Pertumbuhan Ekonomi Kaltim


 Ririn Sari Dewi: Pariwisata Harus Jadi Jangkar Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Perbesar

Samarinda – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai jangkar pertumbuhan ekonomi yang tangguh untuk menyongsong era pasca-minyak dan gas (migas).

“Dalam proyeksi pembangunan jangka menengah kita ke depan pariwisata diharapkan bisa menjadi sektor ekonomi untuk mendukung pascamigas,” kata Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi, di Samarinda, Jumat (26/9) malam.

Ririn optimistis mengingat capaian Kaltim yang berhasil menempati peringkat keempat dalam indeks pembangunan pariwisata nasional tahun 2024 dengan nilai 4,54.

Pencapaian ini, salah satunya didorong oleh efek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang meningkatkan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), sehingga turut mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Dispar Kaltim melihatnya sebagai peluang besar untuk menciptakan destinasi yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung internasional, terutama dari negara tetangga.

Pasar wisatawan mancanegara yang sangat potensial untuk digarap berasal dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, terlebih dengan adanya penjajakan pembukaan rute penerbangan langsung Samarinda-Brunei.

Rencana tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penerbangan internasional tidak perlu lagi transit di Jakarta, melainkan bisa langsung mendarat di daerah, seperti dari Kuala Lumpur atau Bandar Seri Begawan menuju Balikpapan.

Meski demikian, Ririn mengakui bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim saat ini masih di bawah 10 persen dan belum seoptimal destinasi mapan seperti Bali atau Yogyakarta.

Oleh karena itu, strategi pengembangan pariwisata ke depan akan berfokus pada diversifikasi ekonomi melalui penguatan destinasi dan peningkatan penyelenggaraan berbagai ajang atau event berskala nasional maupun internasional.

“Kunci utama untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui kolaborasi pentahelik yang solid antar berbagai pemangku kepentingan,” kata Ririn.

Kolaborasi itu melibatkan sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan seperti BUMN dan perbankan, pihak swasta, organisasi pariwisata, hingga komunitas dan media massa.

Sebagai contoh konkret, perbaikan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata di Mahakam Ulu dan Kutai Barat yang menjadi prioritas Dinas Pekerjaan Umum menjadi angin segar bagi para pelaku pariwisata di dua kabupaten tersebut.

“Aksesibilitas yang lancar diyakini akan meningkatkan kenyamanan dan kelancaran kunjungan wisatawan, sehingga mereka tidak akan ragu untuk datang kembali dan merekomendasikan destinasi yang ada,” ujarnya pula.

Ririn menambahkan bahwa sinergi bersama antara pemerintah dan pihak swasta menjadi sebuah keharusan untuk menggarap ratusan potensi destinasi yang ada agar pariwisata Kaltim dapat tumbuh lebih baik dan maju.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FPK Kaltim Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah: “Kaltim Rumah Kita Bersama”

19 Mei 2026 - 13:18 WIB

Ketua PCNU Kubar: Sampaikan Aspirasi dengan Santun dan Bermartabat

16 Mei 2026 - 12:07 WIB

May Day 2026, Disnaker Kaltim Fasilitasi Aspirasi Buruh Lewat Dialog Tanpa Demonstrasi

30 April 2026 - 18:15 WIB

Anev Polda Kaltim Bahas Pengamanan May Day hingga Ketahanan Pangan

28 April 2026 - 12:53 WIB

Syaharie Jaang Apresiasi Aksi Damai, Polda Kaltim Dinilai Humanis Kawal Aspirasi

22 April 2026 - 08:21 WIB

Ketua Mafindo Samarinda Ingatkan Bahaya Hoaks, Masyarakat Diminta Lebih Kritis

19 April 2026 - 13:26 WIB

Trending di Berita