Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Nasional · 25 Jun 2024 11:25 WIB ·

Sebelum ada Pembangunan IKN Kawasan Sepaku Sudah Dilanda Banjir, OIKN Percepat Normalisasi Sungai


 Petugas gabungan saat melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak banjir. (FOTO: PUSDALOPS BPBD PPU) Perbesar

Petugas gabungan saat melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak banjir. (FOTO: PUSDALOPS BPBD PPU)

NUSANTARA – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sepaku sejak Minggu (23/6) dan air pasang tinggi menyebabkan banjir di beberapa lokasi, seperti Kelurahan Sepaku (RT 1, 2, dan 3), Desa Karang Jinawi, dan Desa Sukaraja. Wilayah tersebut berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai atau dikenal dengan Sungai Sepaku.

Menanggapi situasi ini, Tim Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Kementerian PUPR, BPBD PPU, TNI, Polri, Kecamatan, Kelurahan, Manggala Agni, dan pihak terkait lainnya bergerak cepat membentuk Tim Terpadu dan Pos Terpadu. Tim ini langsung turun ke lokasi untuk mengatasi banjir dan membantu masyarakat yang terdampak.

Upaya yang dilakukan antara lain mengoperasikan pompa air untuk mengurangi genangan air, memberikan bantuan dan makanan dengan dukungan BNI’46 dan BRI, serta mendistribusikan air bersih dan air minum kepada penduduk desa terdampak.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimudin, menjelaskan bahwa banjir di Sepaku sudah terjadi sejak lama, bahkan sebelum dimulainya pembangunan IKN. Untuk mengatasinya, OIKN telah memiliki rencana untuk menata wilayah-wilayah yang sering dilanda banjir. Diketahui banjir tersebut juga diakibatkan karena curah hujan yang tinggi.

“Percepatan penyelesaian pembangunan pengendalian banjir menjadi solusi agar banjir tidak terjadi lagi di tahun depan. Normalisasi Sungai Sepaku yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan juga akan segera dirampungkan,” ujar Alimudin.

Pada hari Selasa (25/6), kondisi air telah surut dan genangan air relatif menyusut. Masyarakat sudah mulai beraktivitas kembali. OIKN mengapresiasi dukungan dan masukan dari masyarakat dalam pembangunan sarana pendukung Ibu Kota Nusantara.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Ketua FPK Syaharie Jaang Tegaskan, Damai Itu Indah dan Harus Dijaga

12 April 2026 - 20:22 WIB

Verifikasi Lahan JBH Segmen 6A, Satgas Polda Kaltim Bersama ATR/BPN Turun Langsung ke Lapangan

11 April 2026 - 20:13 WIB

Torang Fagogoru Satukan Sibenpopo dan Banemo

7 April 2026 - 21:03 WIB

Trending di Berita