Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 28 Jun 2024 14:08 WIB ·

Sosialisasi Penting Penanganan Dampak Sosial IKN di Sepaku: Tokoh Adat dan Masyarakat Sampaikan Aspirasinya


 Sosialisasi Penting Penanganan Dampak Sosial IKN di Sepaku: Tokoh Adat dan Masyarakat Sampaikan Aspirasinya Perbesar

NUSANTARA – Dalam rangka percepatan perolehan tanah di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Kamis (27/6/2024) telah dilaksanakan Sosialisasi Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) di ruang meeting PT. Abipraya, PT. Bumi Karsa dan PT. CPA KSO di RT. 05 Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Penjabat (Pj.) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Brigjen TNI Anggara Sitompul selaku Danrem 091/ASN, Alimudin Selaku Deputi Sosial Budaya dan Kemasyarakatan OIKN, Direktur Intelkam Polda Kaltim, Pj. Bupati PPU, Kepala ATR/BPN Kab. PPU, Kompol Soleh (Kabag Ops Polres PPU), Dandim PPU, Kajari Kab. PPU, Direktur Pertanahan OIKN, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat.

Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Kaltim mengajak para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat untuk bersama-sama membangun IKN. Ia menyampaikan bahwa progres yang telah dicapai selama ini akan menjadi dasar diskusi dan pertemuan selanjutnya. Pj. Gubernur Kaltim juga berharap agar dilakukan peninjauan ke lapangan dalam waktu dekat.

**Aspirasi Tokoh Adat dan Masyarakat**

H. Sahdin, mewakili Kepala Adat Pemaluan, menyampaikan bahwa masyarakat adat di wilayah tersebut bertani dengan pola berpindah-pindah dan bukan perambah hutan. Ia juga menekankan bahwa masyarakat adat di Kelurahan Pemaluan telah lama tinggal di wilayah tersebut.

Sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelancaran pembangunan IKN dan meminimalisir dampak sosial yang ditimbulkan. Dengan partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan pembangunan IKN dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PP KMHDI Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah Indonesia

17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita