Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Nasional · 13 Nov 2025 16:01 WIB ·

Survei Terbaru: Publik Semakin Percaya pada Polri Pasca Langkah Reformasi Internal


 Survei Terbaru: Publik Semakin Percaya pada Polri Pasca Langkah Reformasi Internal Perbesar

JAKARTA – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dipublikasikan pada Kamis, 13 November 2025, sebanyak 76,2 persen masyarakat menyatakan percaya dan sangat percaya terhadap Polri.

Peningkatan kepercayaan ini disebut sebagai bentuk pemulihan citra dan kepuasan publik terhadap Korps Bhayangkara setelah sempat menurun pasca peristiwa kerusuhan pada Agustus 2025. Dalam laporan tersebut, Litbang Kompas menilai, “peningkatan citra positif dan tingkat kepuasan publik menunjukkan pengelolaan komunikasi strategis pascakrisis di institusi Polri menuju ke arah yang positif di mata publik.”

Survei ini juga menyoroti berbagai langkah yang dilakukan Polri untuk memulihkan kepercayaan publik. Di antaranya adalah keterbukaan terhadap evaluasi eksternal, penanganan cepat terhadap korban dan keluarga korban, serta transparansi informasi kepada masyarakat. Upaya-upaya tersebut dinilai efektif membantu mengembalikan keyakinan publik terhadap kinerja Polri.

Selain itu, pembentukan tim reformasi internal juga menjadi langkah penting yang memperkuat komitmen Polri dalam berbenah. Tim ini berfungsi sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kemampuan institusi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Dalam catatannya, Litbang Kompas menyebut bahwa ke depan, publik berharap Tim Reformasi Internal Polri maupun Komisi Percepatan Reformasi Polri mampu melampaui fungsi simboliknya dan menjadi motor utama transformasi kelembagaan.

Adapun survei ini dilakukan menggunakan metode multistage random sampling pada periode 9–16 Oktober 2025, dengan 1.200 responden dari berbagai kalangan masyarakat di 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face) terhadap pria dan wanita berusia antara 17 hingga 65 tahun.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PP KMHDI Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah Indonesia

17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita