Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 14 Apr 2026 15:19 WIB ·

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April


 Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April Perbesar

BALIKPAPAN – Rencana aksi yang akan digelar pada 21 April 2026 mulai memunculkan beragam respons di Kalimantan Timur. Di tengah situasi tersebut, Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Kalimantan Timur, H. Abdulloh, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan ketertiban bersama.

Dalam pernyataannya, Abdulloh menyampaikan bahwa LMP berkomitmen untuk tetap berada di garis menjaga kondusivitas, serta bersinergi dengan aparat dalam menciptakan situasi yang aman.

“Laskar Merah Putih Provinsi Kalimantan Timur bersama-sama dengan TNI Polri, senantiasa bekerjasama untuk tetap menjaga kondusifitas Kalimantan Timur secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa meningkatnya dinamika menjelang aksi harus disikapi dengan kepala dingin. Menurutnya, setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk tidak memperkeruh keadaan.

“Menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus LMP… untuk tetap tenang dan selalu waspada, agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu serta ajakan-ajakan yang mengarah kepada perbuatan anarkis,” tegasnya.

Abdulloh mengingatkan bahwa tindakan anarkis hanya akan membawa dampak luas yang merugikan masyarakat, termasuk terganggunya persatuan dan proses pembangunan di daerah.

“Perbuatan anarkis dapat merusak persatuan kesatuan bangsa serta menghambat kegiatan pembangunan,” katanya.

Sebagai langkah konkret, ia juga menginstruksikan seluruh kader LMP untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kepada seluruh kader Laskar Merah Putih, diwajibkan untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Menurut Abdulloh, menjaga kedamaian bukan berarti membatasi penyampaian aspirasi, melainkan memastikan bahwa setiap pendapat disampaikan secara tertib dan bertanggung jawab.

Ia berharap, menjelang 21 April, seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan sikap dewasa dalam berdemokrasi, sehingga Kalimantan Timur tetap berada dalam suasana yang aman, damai, dan terkendali.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Karhutla Lahan Tiga Hektare di Muara Kuaro Paser Padam Berkat Kolaborasi TNI-Polri dan Masyarakat

18 September 2026 - 10:40 WIB

Trending di Berita